PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN

PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN

  • February 5, 2020

PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN

PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN
PERATURAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN

Sejumlah peraturan dan perundang-undangan diterbitkan pemerintah untuk melindungi hak dan kewajiban segenap warganegara, seperti UU Perkawinan monogamous, pengakuan HAM dan pengakuan kesetaraan gender serta pengukuhan “personal, individual ownership” atas kekayaan keluarga mulai berlaku dan mempengaruhi sikap mental penduduk dengan segala akibatnya.

BAB 11 { KESAMAAN DERAJAT MANUSIA}
PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT
Masyarakat terbentuk dari individu-individu yang terdiri dari latar belakan tentu akan membentuk suatu masyarakat yang heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial . masyarakat merupakan suatu kesatuan yang didasarkan ikatan-ikatan yang sudah teratur dan boleh dikatakan stabil.
Betapa kenyataan hidup dan masyarakat adalah komplementer dapat kitaa lihat dari kenyataan,banwa:
a. Manusia dipengaruhi oleh masyarakat demi pembentukkan pribadinya.
b. Individu yang mempengaruhi masyarakat dan bahkan bisa menyebabkan(berdasarkan pengaruhnya) perubahan besar masyarakatnya.
Setelah itu kita mengerti bahwa manusia sebagai makhluk sosial yang selalu mengalami perubahan sosial.
Istilah Stratifikasi atau stratification berasal dari kata strata tau stratum yang berarti lapisn. Karena itu social stratification sering di terjemahkan dengan pelapisan masyarakat.
Pelapisan masyarakat adalahperbedaan penduduk atau masyarakatke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat(hierarchis).
Pelapisan sosial ciri tetap kelompok sosial
Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh system sosial masyarakat kuno.
Tetapi hal itu perlu diingat bahwa ketentua-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan,semata-mata adalah ditentukan oleh system kebudayaan itu sendiri.
Jika tidak dapat menemukan masyarakat yang tidak berlapis-lapis di antara masyarakat yang primitive,maka lebih tidak mungkin lagi untuk menemukannya di dalam masyarakat yang telah leebih maju/berkembang.
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhannya masyarakat itu sendiri.adapun orang-orang yang menduduki lapisa tertentu di bentuk atas kesengajaan.
*pembedaan system pelapisan masyarakat menurut sifatnya
Didalam system ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi,kecuali ada hal-hal yang istimewa. System stratifikasi nasionalyang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feudal atau masyarakat yang berdasarkan realism.
Pertentangan–pertentangan Sosial Dan Integrasi Masyarakat
I.Perbedaan Kepentingan
Kepentingan merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu bertingkah laku karena ada dorongan untuk memenuhi kepentingannya,kepentingan itu sifatnya essensial.Pada umumnya secara psikologis dikenal ada dua jenis kepentingan untuk memenuhi kebutuhan biologis dan kebutuhan sosial/psikologis.oleh karena individu mengandung arti bahwa tidak ada dua orang individu yang sama persis di dalam aaspek-aspek pribadinya,baik jasmani maupun rohani,maka dengan sendirinya timbul perbedaan individu dalam hal kepentingannya. Perbedaan tersebut secara garis besar di sebabkan oleh dua factor,yaitu faktor pembawaan dan lingkungan sosial sebagai komponen utama bagi terbentuknya keunikan individu.
Perbedaan kepentingan itu antara lain:
1) Kepentingan individu untuk memperoleh kasih sayang.
2) Kepentingan individu untuk memperoleh kedudukan didalam kelompok.
3) Kepentingan individu untuk dibutuhkan orang lain.
Perbedaan kepentingan ini tidak secara langsung menyebabkan terjadinya konflik tetapi mengenal beberapa fase yaitu: fase disorganisasi yang terjadi karena kesalah pahaman,yang menyebabkan sulitnya atau tidak dapatnya satu kelompok sosial menyesuaikan diri dengan norma(ideologi).fase disentegrasi(konflik) yaitu pernyataan tidak setuju dalam berbagai bentuk seperti timbulnya emosi masa yang melua,protes,aksi mogok,dll.
Prasangka,Diskriminasi dan Ethonisme
Prasangka dan Diskriminasi
Prasangkan dan diskriminasi adalah dua hal yang ada relevansinya. Kedua tindakan tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan perkembangan dan bahkan integrasi masyarakat. Dari peristiwa kecil yang menyangkut dua orang dapat meluas dan menjalar,melibatkan sepuluh orang,golongan atau wilayah disertai tindakan-tindakan kekerasan dan destruktif yang merugikan.Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dengan seksama,mengingat bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku dan bangsa atau masyarakat multi-etnik.
Sebab-Sebab Timbulnya prasangka dan Diskriminasi
1. Belatar belakang sejarah.
2. Dilator belakangi oleh perkembangan sosio-kultural dan situasional.
3. Bersumber dari factor kepribadiaan.
4. Belatar belakang dari perbedaan keyakinan,kepercayaandaan agama.
5. Usaha mengurangi/menghilangkan prasangka dan diskriminasi.
Adapun cara-cara pemecahan konflik-konflik tersebut adalah sebagai berikut
1) Elimination yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat didalam konflik,yang di ungkapkan dengan:
a.) Kami mengalah
b.) Kami mendongkol
2.) Subjugation atau domination,artinya orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar .

INTEGRASI NASIONAL
Integrasi nasional adalah merupakan masalah yang dialami oleh semua Negara atau nation yang ada di dunia,yang berbeda adalah bentuk permasalahan yang di haadapinya.mengahadapi masalah integrasi ini sebenarnya tidak memiliki kunci yang pasti karena masalah yang di hadapinya berbeda-beda dan latar belakang socio cultural nation state yang berbeda pula. Sehingga masalah ini cenderung di selesaikan dengan kondisi Negara yang bersangkutan.

Sumber : https://profilesinterror.com/

Wahyudi

E-mail : admin@thailandomania.com