Pengertian Ideologi

Pengertian dan Ciri-ciri Ideologi Terbuka

  • July 30, 2019

Pengertian dan Ciri-ciri Ideologi Terbuka

Pengertian Ideologi

Pengertian Ideologi

Terdapat dua macam ideologi, yaitu ideologi tertutup dan ideologi terbuka. Ideologi tertutup intinya adalah ideologi yang bersifat mutlak. Sedangkan ideologi terbuka adalah ideologi yang bersifat fleksibel. Berikut di bawah ini akan dijelaskan secara singkat tentang pengertian dan ciri-ciri ideologi terbuka. Semoga bermanfaat.

Pengertian Ideologi Terbuka

Ideologi adalah keterkaitan dua kata majemuk ide dan logo, yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logis. Sederhananya, ideologi berarti gagasan berdasarkan pemikiran mendalam dan pemikiran filosofis, ideologi adalah doktrin doktrin teoretis atau ilmiah yang diyakini benar, disusun secara sistematis dan dipandu oleh implementasinya dalam merespons dan memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam praktiknya orang merangkul dan membela ideologi karena memegang ideologi sebagai cita-cita, Ideologi merumuskan cita-cita kehidupan. Oleh karena itu, ideologi dapat dirumuskan sebagai seperangkat gagasan dasar tentang manusia dan semua kenyataan yang digunakan sebagai pedoman dan aspirasi hidup.

Ideologi

Ideologi terbuka adalah ideologi yang bisa berinteraksi dengan zaman dan dinamika internal. Ideologi terbuka adalah ideologi yang tidak mutlak. Bisa juga ditafsirkan bahwa nilai dan cita-cita tidak dipaksakan dari luar, tapi digali dan diambil dari sumber spiritual, moral dan budaya masyarakat itu sendiri. Ideologi terbuka adalah ideologi yang bisa berinteraksi dengan zaman dan dinamika internal.

Ciri-ciri Ideologi Terbuka

Terdapat tiga ciri-ciri yang menggambarkan apa itu ideologi terbuka. Berikut adalah masing-masing penjelasannya.

1. Realitas

Nilai-nilai yang terkandung di dalam ideologi berasal dari nilai sebenarnya yang hidup di masyarakat sehingga tertanam dan berakar di masyarakat, terutama saat ideologi lahir. Dengan demikian, mereka benar-benar merasakan dan hidup bahwa nilai dasar menjadi milik mereka bersama-sama.

2. Idealisme

Ideologi yang kuat biasanya saling terkait, saling melengkapi satu sama lain dan saling menguatkan antara dimensi realitas dan dimensi idealis yang terkandung di dalamnya.

3. Fleksibilitas

Dimensi ketiga dari ideologi terbuka yaitu dimensi fleksibilitas atau dimensi pembangunan, yang juga dibutuhkan oleh sebuah ideologi untuk menjaga dan memperkuat relevansinya dari waktu ke waktu.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Wahyudi

E-mail : admin@thailandomania.com