Rayakan Sumpah Pemuda dengan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza

  • July 29, 2019

Rayakan Sumpah Pemuda dengan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza

Rayakan Sumpah Pemuda dengan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza

Kemendikbud — Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober,

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza. Sebanyak 300 orang alumni Gita Bahana Nusantara tampil memukau di Aula Simfonia Jakarta, Sabtu siang (28/10/2017). Mereka membawakan tujuh lagu, yaitu Bangun Pemuda-Pemudi, Bendera, Pancasila Rumah Kita, Indonesia Jaya, Medley Nusantara, Indonesia Raya Tiga Stanza, dan ditutup dengan Bagimu Negeri.

Dalam Medley Nusantara, lagu daerah yang dibawakan antara lain Bungong Jeumpa dari Aceh dan Bolelebo dari Nusa Tenggara Timur. Alumni Gita Bahana Nusantara yang tampil dalam Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza terdiri dari tim paduan suara (226 orang) dan tim orkestra (74 orang). Mereka dipimpin oleh Sapta Ksvara Kusbini sebagai konduktor. Sapta Kusbini merupakan putra ketujuh maestro musik Indonesia, Kusbini. Penampilan mereka dimeriahkan pula oleh Virzha Idol dan Nowela Idol yang tampil dalam lagu Pancasila Rumah Kita dan Bendera.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

mendorong agar terus dilakukan sosialisasi lagu Indonesia Raya Tiga Stanza untuk menjaga keanekaragaman Indonesia yang sangat luar biasa jumlahnya. “Pilihan yang tepat yakni dengan menanamkan rasa cinta Tanah Air sejak dini terus menerus,” ujarnya. Ia pun mengajak masyarakat mengenal kembali lagu Indonesia Raya secara utuh dan lengkap melalui laman laguindonesiaraya.id. Melalui laman tersebut, terdapat ragam versi lagu Indonesia Raya, baik versi unisono, piano, simponi, harmoni dan fanfare yang dapat diunduh dan digunakan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi cara yang baik untuk mengingatkan kembali perjalanan panjang lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang diciptakan oleh W.R Supratman. Apalagi banyak yang belum mengetahui dan hapal betul lirik lagu Indonesia Raya tiga stanza, sehingga acara ini dianggap menjadi momentum tepat dalam menyosialisasikannya.

“Mungkin banyak dari yang belum menyadari lagu kebangsaan kita terdiri dari tiga stanza,

karena terbiasa menyanyikan satu stanza,” tuturnya.

Ada dua landasan hukum yang kuat tentang Lagu Kebangsaan Indoensia Raya, yaitu Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, dan Peraruran Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958. Berdasarkan dua landasan hukum tersebut, terlihat bahwa lagu kebangsaan sangat penting dalam rangka penguatan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Dalam konteks penguatan pendidikan karakter bangsa, lagu Indonesia Raya pun memiliki makna yang sangat penting.

Melalui Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza, diharapkan lagu kebangsaan Indonesia Raya Tiga Stanza tersosialisasikan dengan baik, sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air, dapat menghormati perbedaan, memupuk rasa kebersamaan di kalangan generasi muda agar mampu menguatkan jati diri dan membangun karakter bangsa. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://sel.co.id/

Mendikbud Luncurkan Produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017

  • July 29, 2019

Mendikbud Luncurkan Produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017

Mendikbud Luncurkan Produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017

Kemendikbud – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy

meluncurkan produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Sabtu (28/10). Prosesi peluncuran ditandai dengan penekanan tombol yang didampingi Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dadang Sunendar, serta Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab.

Produk Badan Bahasa yang diluncurkan itu adalah buku Sastrawan Berkarya, Peta Bahasa

, Laboratorium Kebinekaan, buku BIPA, data bahasa daerah. Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud juga mencanangkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang ditandai dengan peluncuran maskot dan logo GLN, sepuluh naskah GLN, enam laman informasi literasi dasar, buku literasi GLN, dan laman GLN dengan alamat gln.kemdikbud.go.id.

Pencanangan GLN sekaligus peluncuran produk Badan Bahasa merupakan komitmen pemerintah untuk menumbuhkan budaya literasi di Indonesia semakin meluas dan berkualitas. Dalam sambutannya, Mendikbud menuturkan pentingnya sebuah negara memiliki budaya literasi yang baik. “Gerakan Literasi Nasional terus kita kumandangkan, terus kita gerakkan, terus kita kobarkan, agar bisa menjadi landasan utama untuk Indonesia menuju bangsa yang maju. Karena ciri negara yang maju adalah sangat kuat dan kokoh dalam membangun tradisi literasinya,” tutur mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Mendikbud menyebut, berbagai penelitian, terutama yang dilakukan lembaga internasional menunjukkan

, posisi Indonesia untuk hal kemampuan literasi masih tergolong rendah. Bahkan, lanjut Mendikbud, ada yang ekstrim menyebut bahwa Indonesia terlambat 45 tahun dibanding negara-negara lain yang sudah maju. “Benar-salahnya (penelitian itu), tidak usah kita persoalkan. Kita jadikan ini untuk kita lebih terpacu menggerakkan, mengobarkan semangat berliterasi melalui Gerakan Literasi Nasional,” imbuhnya.
Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra yang jatuh pada Oktober setiap tahunnya ini diisi dengan sejumlah kegiatan apresiasi bahasa dan sastra. Pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017 ini, para pemenang dan peraih penghargaan kegiatan apresiasi bahasa dan sastra itu dihadirkan untuk menerima apresiasi langsung dari Mendikbud. (Ratih Anbarini ).

 

Sumber :

https://merkterbaik.com/

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

  • July 29, 2019

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

Pasar barang dan jasa

adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran barang dan jasa. Dalam perekonomian tertutup (perekonomian yang tidak melibatkan masyarakat luar negeri), permintaan barang dan jasa berasal dari sektor rumah tangga konsumsi dan pemerintah. Permintaan barang dan jasa tersebut umumnya merupakan permintaan akan barang dan jasa akhir. Penawaran barang dan jasa berasal dari sektor perusahaan atau rumah tangga produsen. Namun dalam perekonomian yang modern, terutama dengan semakin tingginya spesialisasi, tidak semua perusahaan memproduksi sendiri bahan baku yang dipakai untuk memproduksi barang dan jasa. Misalnya, perusahaan mobil tidak menambang sendiri biji besi yang dibutuhkan. Demikian juga, mereka tidak memproduksi sendiri mesin-mesin yang digunakan untuk mencetak rangka mobil. Akan lebih efisien apabila perusahaan mobil membeli dari perusahaan permesinan.

Pasar faktor produksi merupakan interaksi antara permintaan dan penawaran faktor produksi yang terdiri dari faktor produksi alam (tanah), tenaga kerja, modal dan skill atau kewirausahaan. Dalam perekonomian tertutup, penawaran faktor produksi berasal dari rumah tangga konsumsi. Sedangkan permintaan faktor produksi berasal dari perusahaan dan pemerintah. Sedangkan pada perekonomian terbuka, permintaan dan penawaran faktor produksi juga berasal dari negara lain atau masyarakat luar negeri. Untuk lebih jelasnya tentang interaksi antara rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen maupun rumah tangga pemerintah dapat dipahami dalam uraian berikut ini:

Circulair flow diagram perekonomian Dua Sektor

Perekonomian dua sektor disebut juga perekonomian sederhana, karena hanya terdiri atas dua pelaku, yaitu rumah tangga konsumsi (masyarakat) dan rumah tangga produksi (perusahaan). Model arus perputaran faktor produksi, barang dan jasa, serta uang antara rumah tangga dengan perusahaan dapat kalian lihat pada gambar berikut ini.

Dari gambar di atas terlihat bahwa rumah tangga konsumen (RTK) adalah sebagai pemilik faktor-faktor produksi berupa tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Penawaran faktor produksi oleh rumah tangga ini akan bertemu dengan permintaan faktor produksi oleh perusahaan. Interaksi ini terjadi di pasar faktor produksi. Sedangkan di pasar barang dan jasa, terjadi interaksi antara perusahaan sebagai penghasil barang dan jasa dengan rumah tangga konsumen sebagai pengguna barang dan jasa. Sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain. Dalam diagram juga terlihat arus aliran uang dari dan ke masing-masing rumah tangga. RTK menerima upah, sewa, bunga, dan keuntungan dari perusahaan sebagai balas jasa atas penyerahan faktor produksi. Perusahaan menerima uang pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli.

Circulair flow perekonomian Tiga Sektor

Perekonomian tiga sektor terdiri atas rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, dan pemerintah. Peran pemerintah di sini adalah sebagai pengatur, sebagai produsen, sekaligus sebagai konsumen. Besar kecilnya peran pemerintah dalam perekonomian itu sendiri sangat tergantung pada sistem ekonomi yang dianut. Di sistem ekonomi liberal, peran pemerintah minimal, sedangkan pada sistem ekonomi sosialis peran pemerintah sangat dominan. Di negara yang menganut sistem campuran seperti Indonesia, pemerintah masih cukup berperan. Perekonomian tiga sektor dapat dijelaskan melalui gambar berikut.

Anak panah yang menuju ke kotak pemerintah berarti penerimaan pemerintah. Penerimaan pemerintah tersebut berupa pajak, misalnya pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, serta pajak bumi dan bangunan. Selain itu, pemerintah juga menggunakan faktor produksi dan barang serta jasa yang dibutuhkan untuk kegiatan ekonomi pemerintahan.

Anak panah yang menuju ke rumah tangga konsumen, pasar faktor produksi, perusahaan atau rumah tangga produsen, serta pasar barang dan jasa berarti pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah tersebut dapat berupa gaji, pembuatan prasarana, subsidi, serta pembelian barang dan jasa. Peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi didasari oleh motif mencari keuntungan sekaligus memenuhi kepentingan umum. Dorongan mencari keuntungan ini tidak terlepas dari kebutuhan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara. Dengan kondisi penerimaan yang semakin baik, pemerintah akan memiliki sumber dana untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya.


Baca Artikel Lainnya:

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

  • July 29, 2019

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Menurut aliran klasik, masalah ekonomi yang sangat banyak dan beragam dapat dikelompokkan menjadi tiga masalah pokok.

1. Masalah Produksi

Kebutuhan manusia yang tidak terbatas membuat produsen berpikir barang dan jasa apa yang harus diproduksi lebih dulu, mengingat sumber daya yang serba terbatas. Cara produksi yang mana yang akan dipakai? Dapatkah produsen memproduksi dengan efisien dan hemat? Sudahkah produsen memproduksi pada saat yang tepat? Produksi apa yang dibutuhkan bila memasuki bulan puasa?

2. Masalah Distribusi

Dalam distribusi harus diperhatikan apakah barang dan jasa yang sudah dihasilkan dapat sampai kepada konsumen dengan cara yang tepat? Jalur distribusi yang terlalu panjang akan membuat harga barang menjadi sangat mahal. Oleh karena itu, produsen harus memikirkan langkah-langkah yang tepat untuk menyalurkan barang dan jasa yang sudah diproduksinya. Di antaranya produsen membutuhkan sarana distribusi yang memadai. Untuk menyalurkan produk semen yang jumlahnya ribuan ton, tentu produsen tidak bisa menggunakan becak sebagai alat angkut. Produsen harus menggunakan truk-truk besar sebagai alat pengangkut.

3. Masalah Konsumsi

Masalah konsumsi berkaitan dengan pertanyaan “apakah barang dan jasa yang sudah dihasilkan benar-benar dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang memerlukan?” Ada kemungkinan barang dan jasa tidak dapat dikonsumsi karena harganya terlalu mahal, atau barang dan jasa tersebut tidak sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Apa yang dapat dikonsumsi bila masyarakat penggemar teh tidak mendapat pasokan teh tetapi justru mendapat pasokan kopi kopi? Apa yang dapat dikonsumsi bila harga teh tiba-tiba naik sepuluh kali lipat?

Apa yang Kita Sombongkan

  • July 29, 2019

Apa yang Kita Sombongkan

Apa yang Kita Sombongkan

 

Sombong adalah penyakit yang sering menghinggapi kita semua

yang benih-benihnya terlalu kerap muncul tanpa kita sadari. Di tingkat terbawah, sombong disebabkan oleh faktor materi. Kita merasa lebih kaya, lebih rupawan, dan lebih terhormat daripada orang lain.
Di tingkat kedua, sombong disebabkan oleh faktor kecerdasan. Kita merasa lebih pintar, lebih kompeten, dan lebih berwawasan dibandingkan orang lain.
Di tingkat ketiga, sombong disebabkan oleh faktor kebaikan. Kita sering menganggap diri kita lebih bermoral, lebih pemurah, dan lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik, semakin tinggi tingkat kesombongan

semakin sulit pula kita mendeteksinya. Sombong karena materi sangat mudah terlihat, namun sombong karena pengetahuan, apalagi sombong karena kebaikan, sulit terdeteksi karena seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.
Akar dari kesombongan ini adalah ego yang berlebihan. Pada tataran yang lumrah, ego menampilkan dirinya dalam bentuk harga diri (self-esteem) dan kepercayaan diri (self-confidence). Akan tetapi, begitu kedua hal ini berubah menjadi kebanggaan (pride), Anda sudah berada sangat dekat dengan kesombongan. Batas antara bangga dan sombong tidaklah terlalu jelas.

Kita sebenarnya terdiri dari dua kutub, yaitu

ego di satu kutub dan kesadaran sejati di lain kutub. Pada saat terlahir ke dunia, kita dalam keadaan telanjang dan tak punya apa-apa. Akan tetapi, seiring dengan waktu, kita mulai memupuk berbagai keinginan, lebih dari sekadar yang kita butuhkan dalam hidup. Keenam indra kita selalu mengatakan bahwa kita memerlukan lebih banyak lagi.
Perjalanan hidup cenderung menggiring kita menuju kutub ego. Ilusi ego inilah yang memperkenalkan kita kepada dualisme ketamakan (ekstrem suka) dan kebencian (ekstrem tidak suka). Inilah akar dari segala permasalahan.
Perjuangan melawan kesombongan merupakan perjuangan menuju kesadaran sejati. Untuk bisa melawan kesombongan dengan segala bentuknya, ada dua perubahan paradigma yang perlu kita lakukan. Pertama, kita perlu menyadari bahwa pada hakikatnya kita bukanlah makhluk fisik, tetapi makhluk spiritual. Kesejatian kita adalah spiritualitas, sementara tubuh fisik hanyalah sarana untuk hidup di dunia. Kita lahir dengan tangan kosong, dan (ingat!) kita pun akan mati dengan tangan kosong.

Pandangan seperti ini akan membuat kita melihat semua makhluk

dalam kesetaraan universal. Kita tidak akan lagi terkelabui oleh penampilan, label, dan segala “tampak luar” lainnya. Yang kini kita lihat adalah “tampak dalam”. Pandangan seperti ini akan membantu menjauhkan kita dari berbagai kesombongan atau ilusi ego.
Kedua, kita perlu menyadari bahwa apa pun perbuatan baik yang kita lakukan, semuanya itu semata-mata adalah juga demi diri kita sendiri. Kita memberikan sesuatu kepada orang lain adalah juga demi kita sendiri.
Dalam hidup ini berlaku hukum kekekalan energi. Energi yang kita berikan kepada dunia tak akan pernah musnah. Energi itu akan kembali kepada kita dalam bentuk yang lain. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan kembali kepada kita dalam bentuk persahabatan, cinta kasih, makna hidup, maupun kepuasan batin yang mendalam.
Jadi, setiap berbuat baik kepada pihak lain, kita sebenarnya sedang berbuat baik kepada diri kita sendiri. Kalau begitu, apa yang kita sombongkan?

Baca Juga :

Bagaimana Tingkat Ketersediaan Sumber Daya untuk Memproduksi Barang dan Jasa yang Dibutuhkan

Bagaimana Tingkat Ketersediaan Sumber Daya untuk Memproduksi Barang dan Jasa yang Dibutuhkan

  • July 29, 2019

Bagaimana Tingkat Ketersediaan Sumber Daya untuk Memproduksi Barang dan Jasa yang Dibutuhkan

Bagaimana Tingkat Ketersediaan Sumber Daya untuk Memproduksi Barang dan Jasa yang Dibutuhkan

Setelah mengetahui tujuh faktor yang bisa menimbulkan kebutuhan manusia akan barang dan jasa, maka produsen harus mempertimbangkan tingkat ketersediaan sumber daya yang ada. Karena sumber daya bersifat langka dan pemakaiannya bersifat alternatif. Apapun pilihan yang ditetapkan produsen hendaknya pilihan tersebut memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat. Jangan sampai di suatu masyarakat barang kebutuhan sekuler melimpah, tetapi barang kebutuhan pokok (primer) sulit dijumpai. Oleh karena itu, bertukar informasi dan pembagian kerja antarprodusen penting untuk dilakukan.

Bagaimana cara Memproduksi barang atau jasa (HOW)?

Apabila produsen sudah menentukan apa yang akan diproduksi, langkah berikutnya adalah memikirkan bagaimana cara memproduksinya. Cara memproduksi sangat berkaitan dengan cara mengombinasikan sumber daya atau faktor produksi yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa. Untuk menentukan cara produksi mana yang sesuai, produsen perlu mempertimbangkan aspek efisiensi atau penghematan. Pilihlah cara produksi yang paling sedikit membutuhkan biaya agar barang dan jasa yang dihasilkan bisa dijual dengan harga relatif murah. Penghematan bisa dilakukan, misalnya dengan mencari bahan baku dengan harga yang lebih murah tetapi tetap baik mutunya. Selain itu, pertimbangkan pula, perlukah menggunakan mesin-mesin modern? Apabila permintaan sedikit, penggunaan mesin modern tentu belum diperlukan. Lalu, perlukah spesialisasi (pembagian kerja) dalam berproduksi? Dan apakah tidak sebaiknya menggunakan cara produksi yang padat karya (labour intensive) untuk mengurangi jumlah pengangguran? Apakah cara produksi yang digunakan bisa menyebabkan pencemaran lingkungan? Sudahkah melakukan analisis tentang dampak produksi terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar? Pertanyaan-pertanyaan seperti inilah yang harus dijawab produsen untuk memilih cara berproduksi.

Untuk siapa barang atau jasa diproduksi  (FOR WHOM)?

Produksi barang dan jasa dilakukan bukan hanya untuk konsumen yang akan mengonsumsi barang dan jasa. Masih banyak pihak lain yang diuntungkan dari kegiatan produksi. Dengan adanya produksi, pekerja akan menerima upah, pemilik bahan baku akan menerima uang penjualan bahan baku, pemilik gedung dan tanah akan menerima uang sewa, pemilik modal akan menerima bunga modal, dan pengusaha akan menerima laba dari penjualan produknya. Jadi, yang dimaksud dengan “untuk siapa barang dan jasa diproduksi” sangat berkaitan dengan siapa saja yang akan menikmati pendapatan dari kegiatan produksi. Serta bagaimana cara mendistribusikan pendapatan tersebut secara adil sehingga tidak terjadi kesenjangan dan kecemburuan antarpemilik faktor produksi.

Siapa saja yang akan melakukan produksi (WHO)

Salah satu ciri modernisasi adalah spesialisasi, setiap pihak memiliki keterampilan atau keahlian khusus yang tidak dimilikipihak lain dan mungkin mampu melakukan produksi yang lebih baik. Jadi dengan pertanyaan WHO diharapkan produsen mampu melakukan pembagian tenaga kerja dalam proses produksi sesuai dengan keahlian atau kemampuan masing-masing tenaga kerja sehingga hasil produksi akan lebih oprtimal.


Sumber:

https://www.kuliahbahasainggris.com/

Tren Busana Muslim yang Boleh Kamu Coba

  • July 29, 2019

Tren Busana Muslim yang Boleh Kamu Coba

Tren Busana Muslim yang Boleh Kamu Coba

Kini busana muslim sudah banyak macam stylenya.

Kamu bisa padu padankan hijab dengan baju dan dress cantik milikmu untuk tampil stylish dan modis. Tren busana muslim tahun 2018 ini agaknya lebih condong ke tampilan yang sederhana namun tetap chic, karena lebih mudah untuk di mix and match, berbeda dari tahun tren fashion muslim 2017 dengan motif print-nya. Kepopularitasan busana muslim sudah meningkat sampai ke kancah internasional. Banyak desainer kelas atas yang sudah membuat lininya untuk fashion muslim. Penasaran kira-kira apa saja yang akan menjadi tren fashion muslim di 2018? Simak prediksi berikut tren busana muslim dibawah ini!

 

Tren Busana dan Fashion Muslim Terbaru

1. Busana Muslim Kimono
tren busana dan fashion muslim terbaru
Sumber gambar: Pinterest

Kimono muslim yang serupa dengan cardigan ini diprediksi akan populer dan menjadi tren busana muslim di tahun 2018. Sangat mudah untuk mix and match cardigan modis ini, dapat dipasangkan dengan jeans atau rok favoritmu. Kemudian, pilih warna netral atau cerah pada bagian hijab.

2. Busana Muslim Colorful
Untuk mengikuti tren busana muslim ini, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah pilih satu warna cerah pada pakaianmu, bisa bagian atas ataupun bawahnya. Lalu padukan warna outfit dengan warna jilbabmu agar pakaian terlihat match sempurna! Tampilan berani dengan pilihan warna yang colorful sangat cocok untuk kamu yang berkepribadian aktif, dan tentunya tampilan akan menjadi semakin hidup dengan banyaknya warna pada outfit-mu!

3. Busana Muslim Casual

Salah satu model busana muslim yang akan menjadi tren fashion muslim selanjutnya adalah tunik. Hampir sama seperti gamis, tunik memiliki desain yang panjang hampir semata kaki. Bedanya, kamu harus di-match dengan tambahan celana panjang karena ada belahan di samping pada tunik yang harus ditutupi. Celana panjang yang bisa kamu pilih antara lain seperti, celana jeans, legging, ataupun jogger pants. Style ini sangat cocok dipakai hangout, karena gayanya yang cukup casual pas dipakai untuk sehari-hari.

4. Busana Muslim Kebaya

Baju Kebaya Modern sangat populer dikalangan wanita remaja, banyak dipakai untuk acara resmi dan formal. Kesan elegan langsung terasa saat memakai busana ini. Oleh karena itu, tak heran mengapa semua perempuan wajib punya minimal lima busana kebaya modern dalam koleksinya. Selain non-hijaber, pemakai hijab juga bisa mengikuti tren busana muslim dengan busana muslim kebaya modern! tunik terbaru

Busana Muslim Gaun Flowy

Ingin tampilan praktis dan sederhana namun tetap modis? Kamu bisa pakai gaun terbuka ini, karakter bahannya yang flowy bikin tampilan kamu jadi lebih memukau. Kamu bisa match dengan hijab lovely-mu untuk dapatkan cobatihesive look.

Tap Tap Mantap April | Pecahkan Telurnya
6. Busana Muslim Batik
tren busana dan fashion muslim terbaru
Sumber gambar: Kompas

Akhir-akhir ini batik modern mulai dilirik oleh pengikut tren fashion termasuk dalam tren fashion muslim. Banyak yang sudah membuat kreasi batik modern sebagai tren busana muslim di tahun 2018 ini. Dengan batik selain menjadi modis, kamu juga bisa menunjukkan rasa cintamu terhadap negeri tercinta.

7. Busana Muslim Warna Netral

Sumber gambar: Pinterest

Untuk kamu yang menyukai tampilan down-to-earth, klasik, dan cocok untuk dipakai setiap harinya. Warna-warna outfit yang natural bisa jadi pilihan kamu. Warna netral cukuplah luas variannya, ada warna earth tone seperti hijau army, cokelat, maupun oranye. Dan tidak lupa dengan warna nude, pastel, dan black and white. Warna-warna ini akan mewarnai tren busana muslim terbaru di tahun ini.

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Inspirasi Bohemian Style untuk Kamu Contek

  • July 29, 2019

Inspirasi Bohemian Style untuk Kamu Contek

Inspirasi Bohemian Style untuk Kamu Contek

 

Secara harafiah “Bohemian” merujuk pada gaya hidup

Gaya hidup bohemian style umumnya menerapkan cara dan gaya-gaya non-konvensional, dan cenderung artistik. Ungkapan Bohemian biasanya merujuk dan dekat pada gaya gipsi, gaya hidup yang tidak ingin mempunyai rumah dan tempat tinggal tetap. Dahulu dipandang nyentrik, kini Bohemian berkembang bahkan dilirik dunia fashion sebagai salah satu mode fashion yang berkembang. Aspek fashion dari gaya Bohemian merefleksikan gaya hidup yang dijunjung. Nah, dengan berkembangnya gaya fashion Bohemian style, kamu juga dapat tampil ciamik dengan gaya ini. Berikut 12 inspirasi Bohemian style untuk kamu contoh!

 

Inspirasi Fashion Bohemian Style

Kombinasi Berbagai Warna dan Bahan
inspirasi mix and match bohemian style
Sumber gambar: Visual Therapy

Tak usah takut mengkombinasikan pakaian dengan celana denim yang dilipat secukupnya, lengkap dengan aksesoris fashion simpel seperti tas berbentuk dome! Campur-aduk seperti itu yang buat Bohemian Style menjadi mencolok, karena percaya diri dan careless dengan pendapat orang lain!

 

Tak Ingin Berlebihan? Tampil Keren Seperti Ini!

Kalau yang satu ini, kombinasi blouse putih sederhana dengan rok motif strip yang berwarna dengan nuansa vintage. Tak lupa juga sepatu motif gladiator di atas kaki dengan warna hitam, membuat serasi antara bagian atas berwarna putih dengan warna hitam pada bagian bawah. Merah dari tas juga berpadu-padan dengan warna rok yang digunakan! Keren kan boho-chic yang satu ini?

 

Gunakan Celana Pola!

Celana motif seperti itu memang sedang hits saat ini di dunia fashion, khususnya dalam Bohemian style! Celana tersebut sebetulnya merepresentasikan pola favorit untuk Bohemian Style, yaitu pola paisley semi gypsy, lengkap dengan tank top putih simpel yang digunakan, serta tak lupa juga topi berwarna coklat yang digunakan! Oh iya, gaya seperti ini sekarang sedang digandrungi lho, terutama saat tengah eksis festival musik!

Bagi kamu yang tak suka tampil berlebihan, mungkin bisa mencontek Bohemian Style outfit yang satu ini! Dress menarik ala kaum nomaden, lengkap dengan kalung dream catcher aksen emas yang melengkapi aksen klasik yang ingin ditonjolkan dan shoulder bag warna coklat. Serba earthy–semakin menyatu dengan alam, tampil keren juga di saat yang bersamaan!

Untuk tampilan Bohemian style yang lebih keren, kamu juga bisa tambahkan layer diluar bagian pakaian atas dan celana kalian. Opsi yang bisa jadi pilihan adalah jaket faux fur bagian dalam dan bahan suede di luar, warna coklat dan putih seperti terlihat di gambar keren banget loh! Apalagi kalau pakai rok panjang, blus santai ataupun celana yang agak ngembang. Pastinya semakin oke kalau pakai tambahan luaran!

 

Ragam Padu Padan Bohemian Style

inspirasi mix and match bohemian style
Sumber gambar: IbizaHoboGirl

Yang satu ini adalh pilihan gaya Bohemian yang cukup ekstentrik, cocok bagi kamu yang berani! Kombinasi denim jacket, rok dan tas dengan motif kultur etnik ini berani dicampur dengan cowboy boot! Perpaduan gaya yang tak terduga, tapi tetep keren dan mencirikan Bohemian Style-itu sendiri, wear what you like!

Perkaya Gaya dengan Kombinasi Denim dan Aksesori
inspirasi mix and match bohemian style
Sumber gambar: IbizaHoboGirl

Masih dari sumber yang sama, tapi kali ini dengan tampilan ala outfit grid! Tetap dengan nuansa etnik, dan perpaduan dengan denim serta warna-warna berani seperti merah muda, kuning muda membuat tampilan ini sangat mencolok! Dengan berbagai aksesoris yang memenuhi vest dan rok denim-nya, boots model folk yang juga dihiasi berbagai motif, pastinya beberapa mata akan tertuju padamu apabila bergaya sekeren ini

Sumber : https://how.co.id

NORMA DAN ETIKA EKONOMI DALAM ISLAM

NORMA DAN ETIKA EKONOMI DALAM ISLAM

  • July 24, 2019

NORMA DAN ETIKA EKONOMI DALAM ISLAM

NORMA DAN ETIKA EKONOMI DALAM ISLAM

1. Norma dan akhlak dalam perekonomian!

  1. Hubungan Ekonomi Dengan Ketuhanan.
  2. Bertitik tolak dari paham  ketuhanan

    Ekonomi islam adalah ekonomi berdasarkan ketuhanan,aktivitas ekonominya seperti: produksi,distribusi,konsumsi,impor,ekspor tidak lepas dari titik tolak ketuhanan dan bertujuan akhir untuk tuhan.

  1. Ekonomi penunjang aqidah.

    Ekonomi dalam pandangan islam bukanlah tujuan akhir dari kehiduipan tetapi suatu perlengkapan kehidupan,sarana untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi,penunjang dan pelayanan bagi aqidah dan bagi misi yang di emban nya.islam adalqh agama yang mengatur tatanan hidup dengan sempurna kehidupan individu dan masyarakat,baik aspek rasio,materi,maupunspiritual yang didampingi oleh ekonomi,sosial dan politik.

  1. Pengaruh pemikiran istiklaf  dalam kehipan ekonomi.

        Norma istiklaf menyatakan bahwa apa yang di miliki manusia hanya titipan allah, norma istiklaf mengukuhkan norma ketuhanan dalam ekonomi islam.

Pemikiran istiklaf secara langsung telah membawa dampak positif terhadap kehidupan perekonomian dan sosial umat islam antaranya:

  1. Mengurangi sikap sombong dan bangga

  Ia tidak akan berkata seperti karun yang congkak berkata:

 “Sesungguh nya aku hanya diberi harta itu karna ilmu  yang ada padamu.

  1. Harta dianggap masalah yang ringan bagi pemilik nya.

Al katib dalam kitab sejarah nya berkata pada para syek  Muhammad disin:

  “janganlah memuji kecuali kepada allah ,sebab aku tak memberikan sedikit pun hartaku kepada  kalian, tapi yang aku berikan adalah apa yang di lebih kan allah padaku atas kalian.”


Baca Artikel Lainnya:

Kepemimpinan adalah

Kepemimpinan adalah

  • July 24, 2019

Kepemimpinan adalah

Kepemimpinan adalah

Pengertian Kepemimpinan

Dalam setiap kelompok, group atau organisasi, kepemimpinan merupakan  salah satu factor yang penting. Kepemimpinan yang ada akan mempengaruhi kelompok di dalam mencapai tujuan. Cara seseorang memimpin dapat membawa kelompok atau organisasi tersebut ke arah keberhasilan atau ketidakberhasilandalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

            Beberapa pengertian dalam kepemimpinan :

1.      Pemimpin adalah seorang yang dapat  mempengaruhi kelompok yang dipimpinnya untuk mengerahkan usaha bersama guna mencapai sasaran atau tujuan yang telah ditentukan.

2.      Ketua adalah seorang yang dituaikan dalam kelompok untuk mewakili dan bertanggungjawab atas kelompoknya dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

3.      Kepala adalah seorang yang mengepalai suatu kelompok atau unit untuk memimpin kelompok/unit mencapai tujuan.

4.      Kepemimpinan adalah proses menggerakkan dan mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Berdasarkan beberapa pengertian tersebut, maka kepemimpinan berkaitan dengan :

1.      Keterlibatan orang lain atau sekelompok orang dalam kegaitan mencapai tujuan.

2.      Terdapat faktor tertentu yang ada pada pemimpin sehingga orang lain bersedia digerakkan atau dipengaruhi untuk mencapai tujuan.

3.      Adanya usaha bersama serta pengerahan berbagai sumber daya, baik tenaga, dana, waktu dan lain sebagainya.

Melihat pada hal – hal diatas, maka dapat dikatakan hakekat kepemimpinan adalah sebagai berikut :

1.      Kepemimpinan adalah kepribadian seseorang yang menyebabkan sekelompok orang lain mencontoh atau mengikutinya. Kepemimpinan adalah kepribadian yang memancarkan pengaruh, wibawa sedemikian rupa sehingga sekelompok orang mau melakukan apa yang dikehendakinya.

2.      Kepemimpinan adalah seni, kesanggupan atau teknik untuk membuat sekelompok orang mengikuti atau mentaati apa yang dikehendaki, membuat mereka antusias atau bersemangat untuk mengikutinya, dan bahkan sanggup berkorban.

3.      Kepemimpinan merupakan penyebab kegiatan, proses atau kesediaan untuk mengubah pandangan atau sikap sekelompok orang, baik dalam organisasi formal maupun informal.

4.      Kepemimpinan adalah memprodusir dan memancarkan pengaruh terhadap sekelompok orang sehingga bersedia untuk mengubah pikiran, pandangan, sikap, kepercayaan dan sebagainya. Kepemimpinan di dalam organisasi formal merupakan suatu proses yang terus menerus, yang membuat semua anggota organisasi giat dan berusaha memahami dan mencapai tujuan – tujuan yang dikehendaki oleh pemimpin.

5.      Kepemimpinan adalah suatu bentu persuasi, suatu seni membina sekelompok orang melalui ”human relation” dan motivasi yang tepat, sehingga tanpa rasa takut mereka mau bekerja sama, memahami dan mencapai tujuan organisasi.

6.      Kepemimpinan adalah suatu sarana, alat atau instrument untuk membuat sekelompok orang mau bekerja sama, berdaya upaya, mentaai segala sesuatu untuk mencapai tujuan yang ditentukan.

Tugas pokok kepemimpinan yang berupa mengantarkan, mempelopori, memberi petunjuk, mendidik, membimbing dan lain sebagainya agar para bawahan mengikuti jejak pemimpin mencapai tujuan organisasi hanya dapat dilaksanakan secara baik, bila seorang pemimpin menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.

Fungsi – fungsi kepemimpinan adalah :

1.      Fungsi perencanaan ; seorang pemimpin perlu membuat perencanaan yang menyeluruh bagi organisasi dan diri sendiri selaku penanggungjawab tercapainya tujuan organisasi.

2.      Fungsi memandang ke depan ; seorang pemimpin  yang senantiasa memandang ke depan berarti akan mampu meneropong apa yang akan terjadi serta selalu waspada terhadap segala kemungkinan.

3.      Fungsi pengembangan loyalitas ; pengembangan kesetiaan ini tidak saja diantara pengikut, tetapi juga untuk para pemimpin tingkat rencdah dan menengah dalam organisasi.

4.      Fungsi pengawasan ; pengawasan merupakan fungsi pemimpin untuk senantiasa meneliti kemajuan pelaksanaan rencana.

5.      Fungsi mengambil keputusan ; pengambilan keputusan merupakan fungsi kepemimpinan yang tidak mudah dilakukan. Oleh sebab itu banyak pemimpin yang menunda untuk melakukan pengambilan keputusan. Bahkan ada pemimpin yang tidak berani mengambil keputusan.

6.      Fungsi pemeliharaan ; fungsi ini mengupayakan kepuasan bathin bagi pemeliharaan dan pengembangan kelompok untuk kelangsungannya.

Seorang pemimpin perlu selalu bersikap penuh perhatian terhadap anak buahnya. Pemimpin harus dapat memberi semangat, membesarkan hati, mempengaruhi anak buahnya agar rajin bekerja dan menunjukkan prestasi yang baik terhadap organisasi. Pemimpin juga perlu memberikan penghargaan, pujian, hadiah dan semacamnya kepada anak buah yang berprestasi, untuk menjalankan fungsi ini.

7.      Fungsi menjalankan tugas ; pemimpin harus konsisten menjalankan tugas dan tanggungjawabnya untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.


Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/