Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

  • August 2, 2019

Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Pegulat biasanya didominasi

oleh banyak pria yang bertubuh kekar dan besar. Tapi, bagaimana jika seorang wanita yang berhijab menjadi pegulat?

Seorang pegulat wanita berhijab kini mencuri perhatian dan viral di media sosial. Adalah Nor Diana, wanita yang berasal dari Kuala Lumpur, Malaysia dan dikenal dengan julukan “Phoenix”. Ia pun merupakan pegulat berhijab pertama di dunia.

Diana hanya memiliki tinggi badan sekitar 155 sentimeter dan berat 43 kilogram. Tapi, kecepatan dan kelincahannya di ring gulat membuat Diana mampu melumpuhkan hampir semua lawannya.

Kecintaan Diana pada dunia gulat

berawal sejak ia berumur 14 tahun. Saat itu, ia bermain video game gulat dengan adiknya, dan kemudian mulai menonton WWE (World Wrestling Entertainment). Ia pun memutuskan untuk menjajal olahraga ekstrim tersebut.

Diana mulai mengikuti Malaysia Pro Wrestling sebagai bentuk keseriusannya pada dunia gulat. Dibantu oleh Shaukat, Co-Founder dan kepala pelatih Malaysia Pro Wrestling, hijabers ini mulai melakukan latihan gulat. Hanya dua bulan pelatihan, Diana mendapatkan kesempatan untuk tampil bertarung menggantikan rekannya yang tidak bisa mengikuti pertandingan. Dan sejak itu, Diana terus menekuni passionnya.

Wanita berusia 19 tahun ini berhasil memenangkan ajang Malaysia Pro Wrestling di tahun 2018, sebagai pegulat professional pertama yang berhijab. Saat bertanding, Diana mulai mengenakan topeng Luchador, kontras dengan kepribadiannya yang pemalu dan pendiam.

“Meskipun saya muslim, dan saya memakai jilbab, tidak ada yang bisa menghentikan langkah saya dari apa yang saya cintai,” ucap Diana setelah memenangkan pertarungan baru-baru ini, seperti dikutip dari SCMP.

Diana terus menekuni kariernya di dunia gulat

dengan mengikuti turnamen lokal Malaysia Pro Wrestling (MyPW), memiliki kesamaan dengan WWE yang sangat populer dari Amerika Serikat. Aktivitas Diana sehari-hari adalah bekerja di sebuah rumah sakit. Tapi ketika dia memakai perlengkapan gulat, dia berubah menjadi Phoenix yang menakutkan lawannya.

“Sebagai Phoenix, saya adalah orang yang berbeda. Dia mungkin kecil, tetapi dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dibayangkan orang, “ucap Diana mengatakan dari gym gulat di Puchong, Kuala Lumpur.

“Ketika dia berada di ring gulat, dia sangat cepat dan selalu ingin menang,” tambahnya.

Wanita berusia 19 tahun ini berhasil memenangkan ajang Malaysia Pro Wrestling di tahun 2018, sebagai pegulat professional pertama yang berhijab. Saat bertanding, Diana mulai mengenakan topeng Luchador, kontras dengan kepribadiannya yang pemalu dan pendiam.

“Meskipun saya muslim, dan saya memakai jilbab, tidak ada yang bisa menghentikan langkah saya dari apa yang saya cintai,” ucap Diana setelah memenangkan pertarungan baru-baru ini, seperti dikutip dari SCMP.

Diana terus menekuni kariernya di dunia gulat dengan mengikuti turnamen lokal Malaysia Pro Wrestling (MyPW), memiliki kesamaan dengan WWE yang sangat populer dari Amerika Serikat. Aktivitas Diana sehari-hari adalah bekerja di sebuah rumah sakit. Tapi ketika dia memakai perlengkapan gulat, dia berubah menjadi Phoenix yang menakutkan lawannya.

“Sebagai Phoenix, saya adalah orang yang berbeda. Dia mungkin kecil, tetapi dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dibayangkan orang, “ucap Diana mengatakan dari gym gulat di Puchong, Kuala Lumpur.

“Ketika dia berada di ring gulat, dia sangat cepat dan selalu ingin menang,” tambahnya.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Pengertian Tabungan Dalam Manajemen Perbankan

Pengertian Tabungan Dalam Manajemen Perbankan

  • August 2, 2019

Pengertian Tabungan Dalam Manajemen Perbankan

Pengertian Tabungan Dalam Manajemen Perbankan

Pengertian Tabungan Menurut UU Perbankan No. 10 Tahun 1998

adalah simpanan yang pada penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang telah disepakati, namun tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro atau alat launnya yang dipersamakan dengan itu.
Tabungan (saving deposit) merupakan jenis simpanan yang sagat populer di lapisan masyarakat Indonesia mulai dari masyarakat kota sampai pedesaan. Dalam perkembangan zaman, masyarakat saat ini justru membutuhkan bank sebagai tempat menyimpan uangnya. Hal ini disebabkan karena keamanan uangnya yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Simpanan Tabungan ialah salah satu bentuk simpanan yang diperlukan oleh masyarakat untuk menyimpan uangnya, karena merupakan jenis simpanan yang dapat dibuka dengan persyaratan yang sangat mudah dan sederhana.

Persyaratan Pembuatan Rekening Tabungan

Pada masing-masing bank tentu berbeda. Akan tetapi, pada umumnya bank memberikan persyaratan yang sama pada setiap bank yaitu setiap masyarakat yang ingin membuka rekening tabungan, perlu menyerahkan fotokopi identitas diri, misalnya KTP, SIM, paspor dan identitas diri lainnya. Selain itu, setiap bank akan memberikan persyaratan tentang setoran awal (minimal) serta saldo minimal yang harus disisakan dalam tabungan. Saldo minimal ini diperlukan apabila tabungan akan ditutup, maka terdapat saldo yang akan digunakan untuk membayar biaya administrasi penutupan tabungan.
Dalam abad modern, bank melakukan inovasi produk tabungan dengan berbagai jenis. Berbagai jenis dan variasi tabungan yang ditawarkan oleh setiap bank dengan berbagai keunggulannya karena bank sedang menghadapi persaingan ketat dalam meghimpun dana masyarakat melalui produk tabungannya.
Beberapa Contoh Tabungan yang ditawarkan oleh bank antara lain :
  1. Tabungan Bunga Harian
  2. Tabungan Pendidikan
  3. Tabungan Autosave
  4. Tabungan Berhadiah
  5. Tabungan dengan Asuransi, dan berbagai jenis tabungan lainnya yang dikembangkan oleh bank umum devisa maupun bank nondevisa.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat ingin menabung di bank :

Buku tabungan adalah salah satu bukti bahwa nasabah tersebut ialah nasabah penabung di bank tertentu. Setiap nasabah tabungan akan diberikan buku tabungan, yaitu buku yang menggambarkan mutasi setoran, penarikan dan juga saldo atas setiap transaksi yang terjadi.
Slip penarikan yaitu formulir yang disediakan oleh bank untuk kepentingan nasabah yang ingin melakukan penarikan tabungan melalui kantor bank yang menerbitkan tabungan tersebut. Di dalam slip penarikan nasabah perlu mengisi nama pemilik rekening, nomor rekening dan juga jumlah penarikan baik angka maupun huruf, kemudian menandatangani slip penarikan tersebut. Setelah menyerahkan slip penarikan dan buku tabungan, maka bank akan membayarnya sebesar sebagaimana jumlah yang tertera dalam slip penarikan yang telag ditanda tangani oleh nasabah dan diserahkan kepada teller.
ATM dalam perkemabangan dunia modern merupakan sarana yang perlu diberikan oleh setiap bank untuk dapat bersaing dalam menawarkan produk tabungan. Hampir semua bank memberikan fasilitas ATM dalam menawarkan produk tabungan kepada masyarakat. Keuntungan lain dengan adanya ATM ini adalah bank memperoleh fee bulanan atas ATM yang dinikmati oleh nasabah tersebut. Fee bulanan ATM ini beragam, tergantung pada bank masing-masing. Pada umumnya, bank membebankan fee atas penggunaan ATM ini sebesar Rp. 5.000,- perbulan. Fee merupakan fee based income.
Sarana lain yang diberikan oleh bank ialah adanya formulir transfer baik ke bank sendiri maupun ke bank lainnya. Beberapa bank dapat melayani nasabah yang ingin menarik atau memindahkan dananya dari rekening tabungan tanpa harus membawa buku tabungan. Fasilitas tersebut diberikan oleh bank kepada nasabah yang sudah dikenal memiliki loyalitas yang tinggi kepada bank.
Sarana penarikan lainnya, misalnya bagi nasabah prima, penarikan dana dari tabungan dapat diantar oleh bank. Nasabah tidak harus datang ke bank dan membawa buku tabungan untuk menarik dananya, akan tetapi cukup telepon ke bank dan pegawai bank akan mengantarkan danan sesuai dengan penarikan di rumah atau di tempat nasabah berada. Fasilitas ini juga hanya diberikan kepada nasabah tertentu yang loyal kepada bank dan bank sudah mengenal baik nasabah.
Sejarah Lahirnya Konstitusi di Indonesia

Sejarah Lahirnya Konstitusi di Indonesia

  • July 30, 2019

Sejarah Lahirnya Konstitusi di Indonesia

Sejarah Lahirnya Konstitusi di Indonesia

Sejarah Konstitusi

Sebagai negara berbasis hukum, Indonesia tentu memiliki konstitusi yang dikenal dengan UUD 1945. Adanya UUD 1945 sebagai konstitusi di Indonesia memiliki sejarah yang panjang sampai diterima sebagai dasar hukum pelaksanaan administrasi negara di Indonesia.

Secara historis

UUD 1945 disusun dari tanggal 29 Mei 1945 sampai 16 Juni 1945 oleh Badan Penyelidik Indonesia untuk Penyusunan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang terdiri dari 21 orang, yang diketuai oleh Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta sebagai wakil ketua dan ditambah dengan 19 anggota yang terdiri dari 11 perwakilan dari Jawa, 3 dari Sumatra dan 1 perwakilan dari masing-masing wilayah Kalimantan, Maluku dan Sunda Kecil. Badan Pelaksana (BPUPKI) didirikan berdasarkan Maklumat Gunseikan Nomor 23 bertepatan dengan ulang tahun Tenno Heika pada tanggal 29 April 1945 (Malian, 2001: 59).

Tim khusus kemudian dibentuk oleh BPUPKI yang bertujuan untuk merancang sebuah konstitusi untuk sebuah negara merdeka. Konstitusi tersebut yang kemudian dikenal sebagai UUD 45. Tokoh-tokoh yang merumuskan adalah sebagai berikut: Radjiman Widiodiningrat, Ki Bagus Hadikoesoemo, Oto Iskandardinata, Pangeran Purboyo, Pangeran Soerjohidjojo, Soetarjo Kartomidjojo, Prof. Dr. Bapak Soepomo, Abdul Kadir, Drs. Yap Tjwan Bing, Dr. Mohammad Amir, Bapak Abdul Abbas, Dr. Ratulangi, Andi Pangerang, Bapak Latuharhary, Bapak Pudja, AH Hamidan, RP Soeroso, Abdul Wachid Hasyim, dan Bapak Mohammad Hassan.

Latar belakang

Latar belakang pembentukan konstitusi (UUD 1945) berawal dari janji Jepang untuk memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia di masa depan. Janji tersebut mencakup, antara lain, “dari dulu, sebelum pecahnya perang Great East Asia, Dai Nippon telah mulai mencoba untuk membebaskan bangsa Indonesia dari kekuasaan pemerintah Hindia Belanda. Pasukan Dai Nipon secara bersamaan memindahkan tentara, baik di darat, laut, atau udara, untuk mengakhiri pemerintahan Belanda. “

Dai Nippon Teikoku

Dai Nippon Teikoku memandang bangsa Indonesia sebagai saudara dan ingin membimbing bangsa Indonesia dengan tulusan serta ikhlas untuk dapat berdiri sendiri sebagai suatu negara. Akan tetapi, janji itu hanya sebuah janji. Jepang saat itu hanya bermaksud untuk menjadikan Indonesia sebagai daerah jajahan serta ingin menindas dan menguras kekayaan bangsa Indonesia. Setelah Jepang berhasil dikalahkan oleh pasukan sekutu, Jepang tidak lagi mengingat janjinya. Setelah penyerahan tanpa syarat kepada sekutu, masyarakat Indonesia lebih bebas dan bebas melakukan dan tidak bergantung pada Jepang sampai saat kemerdekaan tiba.

Setelah merdeka, kebutuhan akan sebuah konstitusi resmi tampaknya tak terhindarkan, dan harus segera dirumuskan. Begitu lengkapnya Indonesia menjadi negara yang berdaulat. Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan untuk Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan sidang pertama dan menghasilkan keputusan berikut:

  1. Menetapkan dan mengesahkan Pembukaan UUD 1945 yang materinya berasal dari RUU yang disusun oleh panitia pelaksanaan pada tanggal 22 Juni 1945;
  2. Menetapkan dan mengesahkan UUD 1945 yang materinya hampir seluruhnya berasal dari rancangan undang-undang yang disusun oleh Panitia Perencanaan Konstitusi 16 Juni 1945;
  3. Memilih ketua penyusunan Kemerdekaan RI Ir.Soekarno selaku Presiden dan Wakil Ketua Drs. Muhammad Hatta sebagai wakil presiden;
    Pekerjaan Presiden untuk sementara dibantu oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia yang kemudian menjadi Komite Nasional;

Presiden dan wakilnya berdasarkan UUD 1945

Dengan terpilihnya Presiden dan wakilnya berdasarkan UUD 1945, maka secara formal Indonesia sangat sempurna sebagai negara, karena kondisi yang umumnya dibutuhkan oleh masing-masing negara sudah ada yaitu:

  1. Rakyat, yaitu warga negara Indonesia;
  2. Teritori, yaitu tanah air Indonesia yang membentang dari Sabang sampai Merauke yang terdiri dari 13.500 buah pulau besar dan kecil;
  3. Kedaulatan yang sejak saat itu telah mengumumkan proklamasi kemerdekaan Indonesia;
  4. Pemerintah sejak terpilihnya Presiden dan wakilnya sebagai pemimpin tertinggi pemerintah negara bagian;
  5. Tujuan negara adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila;
  6. Negara adalah negara kesatuan.

Artikel terkait :

Pengertian Ideologi

Pengertian dan Ciri-ciri Ideologi Terbuka

  • July 30, 2019

Pengertian dan Ciri-ciri Ideologi Terbuka

Pengertian Ideologi

Pengertian Ideologi

Terdapat dua macam ideologi, yaitu ideologi tertutup dan ideologi terbuka. Ideologi tertutup intinya adalah ideologi yang bersifat mutlak. Sedangkan ideologi terbuka adalah ideologi yang bersifat fleksibel. Berikut di bawah ini akan dijelaskan secara singkat tentang pengertian dan ciri-ciri ideologi terbuka. Semoga bermanfaat.

Pengertian Ideologi Terbuka

Ideologi adalah keterkaitan dua kata majemuk ide dan logo, yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logis. Sederhananya, ideologi berarti gagasan berdasarkan pemikiran mendalam dan pemikiran filosofis, ideologi adalah doktrin doktrin teoretis atau ilmiah yang diyakini benar, disusun secara sistematis dan dipandu oleh implementasinya dalam merespons dan memecahkan masalah yang dihadapi masyarakat, bangsa dan negara.

Dalam praktiknya orang merangkul dan membela ideologi karena memegang ideologi sebagai cita-cita, Ideologi merumuskan cita-cita kehidupan. Oleh karena itu, ideologi dapat dirumuskan sebagai seperangkat gagasan dasar tentang manusia dan semua kenyataan yang digunakan sebagai pedoman dan aspirasi hidup.

Ideologi

Ideologi terbuka adalah ideologi yang bisa berinteraksi dengan zaman dan dinamika internal. Ideologi terbuka adalah ideologi yang tidak mutlak. Bisa juga ditafsirkan bahwa nilai dan cita-cita tidak dipaksakan dari luar, tapi digali dan diambil dari sumber spiritual, moral dan budaya masyarakat itu sendiri. Ideologi terbuka adalah ideologi yang bisa berinteraksi dengan zaman dan dinamika internal.

Ciri-ciri Ideologi Terbuka

Terdapat tiga ciri-ciri yang menggambarkan apa itu ideologi terbuka. Berikut adalah masing-masing penjelasannya.

1. Realitas

Nilai-nilai yang terkandung di dalam ideologi berasal dari nilai sebenarnya yang hidup di masyarakat sehingga tertanam dan berakar di masyarakat, terutama saat ideologi lahir. Dengan demikian, mereka benar-benar merasakan dan hidup bahwa nilai dasar menjadi milik mereka bersama-sama.

2. Idealisme

Ideologi yang kuat biasanya saling terkait, saling melengkapi satu sama lain dan saling menguatkan antara dimensi realitas dan dimensi idealis yang terkandung di dalamnya.

3. Fleksibilitas

Dimensi ketiga dari ideologi terbuka yaitu dimensi fleksibilitas atau dimensi pembangunan, yang juga dibutuhkan oleh sebuah ideologi untuk menjaga dan memperkuat relevansinya dari waktu ke waktu.

 

Sumber : https://pendidikan.co.id/

6 Fungsi Ideologi Dan Penjelasannya

6 Fungsi Ideologi Dan Penjelasannya

  • July 30, 2019

6 Fungsi Ideologi Dan Penjelasannya

6 Fungsi Ideologi Dan Penjelasannya

Fungsi Ideologi

Istilah ideologi adalah kombinasi dua kata, ‘idea’ dan ‘logos’ yang berasal dari bahasa Yunani. Idea berarti ide atau pemikiran dan logos berarti ilmu. Sederhananya, ideologi bisa diartikan sebagai gagasan, kepercayaan, atau ide. Berdasarkan uraian tersebut, dalam konsep ideologi mengandung asas hidup, kehidupan dasar, dan arahan dan tujuan bangsa dan negara. Ideologi bukan hanya sekedar pengetahuan teoretis, tapi juga menjadi sebuah keyakinan. Ideologi memiliki fungsi, yaitu:

Struktur Kognitif

Struktur kognitif merupakan semua pengetahuan dan pandangan yang menjadi dasar untuk memahami semua kejadian yang terjadi disekitarnya. Struktur kognitif ini menjadi alat dalam memahami dan menangani semua masalah yang dihadapi sekelompok orang atau bangsa saat menghadapi masalah tertentu. Ideologi suatu bangsa dapat mempengaruhi kebijakan yang ada di dalam negeri, baik kebijakan politik, sosial, ekonomi, dan budaya.

Orientasi Dasar

Orientasi dasarnya adalah membuka wawasan yang memberi makna dan menunjukkan tujuan hidup manusia. Ideologi dalam hal ini berfungsi untuk menentukan arah dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebuah negara harus memiliki ideologi untuk menjalani kehidupan negara. Jika sebuah negara tidak memiliki ideologi yang diadopsi, dapat diprediksi bahwa negara akan mudah terpengaruh oleh ideologi yang menyerang bangsa mereka sehingga bangsa tersebut akan hampir hancur.

Norma yang Menjadi Pedoman

Negara-negara yang memiliki ideologi sangat beregag terhadap norma-norma yang menjadi pedoman dalam semua kegiatan menjadi warga negara. Jadi dalam bertindak selalu dalam norma batsan yang terkandung dalam ideologi tersebut. Dengan mengacu pada norma, seseorang dapat terarah dalam bersikap.

Menentukan Identitas

Sebagai warga negara yang baik kita harus membangun sebuah identitas yang dapat memperkuat eksistensi ideologi kita. Ideologi dapat menentukan identitas sebuah bangsa, yaitu identitas yang berbeda dari negara lain. Identitas nasional Indonesia yang membedakannya dari negara lain adalah salah satunya adalah ideologi Pancasila sebagai basis filsafat, pandangan hidup, kepribadian, dan basis negara.

Pendorong Tercapainya Tujuan

Ideologi juga berfungsi untuk mendorong seseorang untuk mencapai suatu tujuan. Tanpa pandangan hidup yang dianggap sebagai pedoman di dunia dan bangsa, sebuah bangsa tidak akan mampu mencapai cita-citanya. Karena itu, ideologi merupakan salah satu faktor terpenting dalam merealisasikan cita-cita negara.

Sumber Daya Pendidikan untuk Masyarakat

Selain kelima di atas, ideologi berfungsi sebagai sumber pendidikan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami, hidup, dan menyempurnakan perilakunya sesuai dengan orientasi dan norma yang terkandung di dalamnya.

Jika ditarik kesimpulan dapat dilihat bahwa ideologi adalah prinsip, dasar, arahan, dan tujuan dalam hidup. Selain mengetahui pengertian ideologi, kita juga harus mengetahui fungsi ideologi. Ideologi melayani mendasari kehidupan masyarakat sehingga bisa menjadi landasan, bimbingan, dan bekal serta jalan bagi suatu kelompok, masyarakat, bangsa dan negara.

 

Sumber : https://www.ilmubahasainggris.com/

Unsur Bahasa dalam Karya Seni, Wujud Utama Lestarikan Budaya

  • July 29, 2019

Unsur Bahasa dalam Karya Seni, Wujud Utama Lestarikan Budaya

Unsur Bahasa dalam Karya Seni, Wujud Utama Lestarikan Budaya

Kemendikbud — Akademi Remaja Kreatif Indonesia (ARKI) menjadi salah satu kegiatan

dalam rangkaian Festival Literasi Sekolah tahun 2017. ARKI diperuntukkan bagi siswa SMA yang berkompetisi pada tiga bidang lomba cipta, yaitu Cerpen, Syair, dan Komik. ARKI diselenggarakan sebagai salah satu upaya pengembangan budaya daerah untuk Indonesia. Karena itulah unsur daerah sangat diharapkan untuk dimasukkan dalam setiap karya.

ARKI 2017 dilaksanakan pada Sabtu (28/10/2017), di Bogor, Jawa Barat. Para peserta ARKI 2017 dibagi ke dalam tiga ruang yang berdasarkan kategori lomba. Masing masing kelompok diberi waktu selama dua jam untuk menyelesaikan lomba dengan diawasi oleh masing-masing tiga juri. Dalam menyelesaikan lomba, peserta diberi kebebasan. Mereka boleh bergerak, jalan atau berpindah tempat untuk mencari inspirasi, selama tidak mengganggu peserta lain. Ada peserta yang langsung bisa mulai mengerjakan karyanya, namun ada beberapa dari mereka yang seperti terdiam dahulu, mencoba mencari ide.

Untuk lomba Cipta Komik, para siswa minimal membuat satu halaman atau empat panel gambar.

Mereka diperbolehkan membawa peralatan gambar sendiri sesuai kebiasaan mereka, bisa berwarna atau hanya hitam putih. Kebebasan yang sama juga berlaku untuk lomba Cipta Cerpen dan Cipta Syair, selama tantangan waktu dua jam untuk menyelesaikan cerita. Sebagian peserta terlihat membuat draf cerita terlebih dahulu di kertas catatan, kemudian menuliskan dengan pasti pada kertas tugas yang diberikan.

Salah satu juri Cipta Syair, Dian Hartati, yang juga seorang akademisi, mengatakan ada lima hal yang menjadi penilaian. Pertama, Tema; Dalam aspek tema, peserta akan dinilai apakah mereka mampu mempresentasikan tema yang diberikan terkait nilai toleransi dalam setiap naskah atau cerita gambar mereka.

Kedua, Kedalaman Makna; Melalui aspek Kedalaman Makna ini dilihat apakah mereka

mampu memgeksplorasi gagasan terkait dengan tema. Ketiga, Bahasa; Para peserta datang dari hampir seluruh daerah dari Indonesia, maka seharusnya bahasa atau kebudayaan daerah ada dalam karya mereka. Keempat, Kesesuaian Struktur Terkait Teori; dan yang Kelima, Orisinal Karya.

“Makanya juga ada sesi tanya-jawab untuk mengetes ke-orisinalitasan karya tersebut,” kata Dian.

Dian yang sudah menjadi juri untuk ketiga kalinya dalam ajang ini berharap, bakat-bakat mereka nantinya tidak hanya berhenti setelah lomba ini saja. “Tetapi bagaimana membimbing mereka bisa menjadi lebih baik,” tuturnya. (Bluep/Desliana Maulipaksi)

 

Baca Juga :

Rayakan Sumpah Pemuda dengan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza

  • July 29, 2019

Rayakan Sumpah Pemuda dengan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza

Rayakan Sumpah Pemuda dengan Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza

Kemendikbud — Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober,

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza. Sebanyak 300 orang alumni Gita Bahana Nusantara tampil memukau di Aula Simfonia Jakarta, Sabtu siang (28/10/2017). Mereka membawakan tujuh lagu, yaitu Bangun Pemuda-Pemudi, Bendera, Pancasila Rumah Kita, Indonesia Jaya, Medley Nusantara, Indonesia Raya Tiga Stanza, dan ditutup dengan Bagimu Negeri.

Dalam Medley Nusantara, lagu daerah yang dibawakan antara lain Bungong Jeumpa dari Aceh dan Bolelebo dari Nusa Tenggara Timur. Alumni Gita Bahana Nusantara yang tampil dalam Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza terdiri dari tim paduan suara (226 orang) dan tim orkestra (74 orang). Mereka dipimpin oleh Sapta Ksvara Kusbini sebagai konduktor. Sapta Kusbini merupakan putra ketujuh maestro musik Indonesia, Kusbini. Penampilan mereka dimeriahkan pula oleh Virzha Idol dan Nowela Idol yang tampil dalam lagu Pancasila Rumah Kita dan Bendera.

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

mendorong agar terus dilakukan sosialisasi lagu Indonesia Raya Tiga Stanza untuk menjaga keanekaragaman Indonesia yang sangat luar biasa jumlahnya. “Pilihan yang tepat yakni dengan menanamkan rasa cinta Tanah Air sejak dini terus menerus,” ujarnya. Ia pun mengajak masyarakat mengenal kembali lagu Indonesia Raya secara utuh dan lengkap melalui laman laguindonesiaraya.id. Melalui laman tersebut, terdapat ragam versi lagu Indonesia Raya, baik versi unisono, piano, simponi, harmoni dan fanfare yang dapat diunduh dan digunakan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi cara yang baik untuk mengingatkan kembali perjalanan panjang lagu kebangsaan Indonesia Raya, yang diciptakan oleh W.R Supratman. Apalagi banyak yang belum mengetahui dan hapal betul lirik lagu Indonesia Raya tiga stanza, sehingga acara ini dianggap menjadi momentum tepat dalam menyosialisasikannya.

“Mungkin banyak dari yang belum menyadari lagu kebangsaan kita terdiri dari tiga stanza,

karena terbiasa menyanyikan satu stanza,” tuturnya.

Ada dua landasan hukum yang kuat tentang Lagu Kebangsaan Indoensia Raya, yaitu Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, dan Peraruran Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958. Berdasarkan dua landasan hukum tersebut, terlihat bahwa lagu kebangsaan sangat penting dalam rangka penguatan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Dalam konteks penguatan pendidikan karakter bangsa, lagu Indonesia Raya pun memiliki makna yang sangat penting.

Melalui Konser Akbar Indonesia Raya Tiga Stanza, diharapkan lagu kebangsaan Indonesia Raya Tiga Stanza tersosialisasikan dengan baik, sehingga mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air, dapat menghormati perbedaan, memupuk rasa kebersamaan di kalangan generasi muda agar mampu menguatkan jati diri dan membangun karakter bangsa. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://sel.co.id/

Mendikbud Luncurkan Produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017

  • July 29, 2019

Mendikbud Luncurkan Produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017

Mendikbud Luncurkan Produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017

Kemendikbud – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy

meluncurkan produk Badan Bahasa pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Sabtu (28/10). Prosesi peluncuran ditandai dengan penekanan tombol yang didampingi Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Dadang Sunendar, serta Duta Baca Indonesia, Najwa Shihab.

Produk Badan Bahasa yang diluncurkan itu adalah buku Sastrawan Berkarya, Peta Bahasa

, Laboratorium Kebinekaan, buku BIPA, data bahasa daerah. Dalam kesempatan yang sama, Mendikbud juga mencanangkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) yang ditandai dengan peluncuran maskot dan logo GLN, sepuluh naskah GLN, enam laman informasi literasi dasar, buku literasi GLN, dan laman GLN dengan alamat gln.kemdikbud.go.id.

Pencanangan GLN sekaligus peluncuran produk Badan Bahasa merupakan komitmen pemerintah untuk menumbuhkan budaya literasi di Indonesia semakin meluas dan berkualitas. Dalam sambutannya, Mendikbud menuturkan pentingnya sebuah negara memiliki budaya literasi yang baik. “Gerakan Literasi Nasional terus kita kumandangkan, terus kita gerakkan, terus kita kobarkan, agar bisa menjadi landasan utama untuk Indonesia menuju bangsa yang maju. Karena ciri negara yang maju adalah sangat kuat dan kokoh dalam membangun tradisi literasinya,” tutur mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Mendikbud menyebut, berbagai penelitian, terutama yang dilakukan lembaga internasional menunjukkan

, posisi Indonesia untuk hal kemampuan literasi masih tergolong rendah. Bahkan, lanjut Mendikbud, ada yang ekstrim menyebut bahwa Indonesia terlambat 45 tahun dibanding negara-negara lain yang sudah maju. “Benar-salahnya (penelitian itu), tidak usah kita persoalkan. Kita jadikan ini untuk kita lebih terpacu menggerakkan, mengobarkan semangat berliterasi melalui Gerakan Literasi Nasional,” imbuhnya.
Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra yang jatuh pada Oktober setiap tahunnya ini diisi dengan sejumlah kegiatan apresiasi bahasa dan sastra. Pada Puncak Peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2017 ini, para pemenang dan peraih penghargaan kegiatan apresiasi bahasa dan sastra itu dihadirkan untuk menerima apresiasi langsung dari Mendikbud. (Ratih Anbarini ).

 

Sumber :

https://merkterbaik.com/

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

  • July 29, 2019

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

Circular Flow Diagram 2 Sektor, 3 Sektor

Pasar barang dan jasa

adalah pertemuan antara permintaan dan penawaran barang dan jasa. Dalam perekonomian tertutup (perekonomian yang tidak melibatkan masyarakat luar negeri), permintaan barang dan jasa berasal dari sektor rumah tangga konsumsi dan pemerintah. Permintaan barang dan jasa tersebut umumnya merupakan permintaan akan barang dan jasa akhir. Penawaran barang dan jasa berasal dari sektor perusahaan atau rumah tangga produsen. Namun dalam perekonomian yang modern, terutama dengan semakin tingginya spesialisasi, tidak semua perusahaan memproduksi sendiri bahan baku yang dipakai untuk memproduksi barang dan jasa. Misalnya, perusahaan mobil tidak menambang sendiri biji besi yang dibutuhkan. Demikian juga, mereka tidak memproduksi sendiri mesin-mesin yang digunakan untuk mencetak rangka mobil. Akan lebih efisien apabila perusahaan mobil membeli dari perusahaan permesinan.

Pasar faktor produksi merupakan interaksi antara permintaan dan penawaran faktor produksi yang terdiri dari faktor produksi alam (tanah), tenaga kerja, modal dan skill atau kewirausahaan. Dalam perekonomian tertutup, penawaran faktor produksi berasal dari rumah tangga konsumsi. Sedangkan permintaan faktor produksi berasal dari perusahaan dan pemerintah. Sedangkan pada perekonomian terbuka, permintaan dan penawaran faktor produksi juga berasal dari negara lain atau masyarakat luar negeri. Untuk lebih jelasnya tentang interaksi antara rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen maupun rumah tangga pemerintah dapat dipahami dalam uraian berikut ini:

Circulair flow diagram perekonomian Dua Sektor

Perekonomian dua sektor disebut juga perekonomian sederhana, karena hanya terdiri atas dua pelaku, yaitu rumah tangga konsumsi (masyarakat) dan rumah tangga produksi (perusahaan). Model arus perputaran faktor produksi, barang dan jasa, serta uang antara rumah tangga dengan perusahaan dapat kalian lihat pada gambar berikut ini.

Dari gambar di atas terlihat bahwa rumah tangga konsumen (RTK) adalah sebagai pemilik faktor-faktor produksi berupa tanah, tenaga kerja, modal, dan kewirausahaan. Penawaran faktor produksi oleh rumah tangga ini akan bertemu dengan permintaan faktor produksi oleh perusahaan. Interaksi ini terjadi di pasar faktor produksi. Sedangkan di pasar barang dan jasa, terjadi interaksi antara perusahaan sebagai penghasil barang dan jasa dengan rumah tangga konsumen sebagai pengguna barang dan jasa. Sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan satu sama lain. Dalam diagram juga terlihat arus aliran uang dari dan ke masing-masing rumah tangga. RTK menerima upah, sewa, bunga, dan keuntungan dari perusahaan sebagai balas jasa atas penyerahan faktor produksi. Perusahaan menerima uang pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli.

Circulair flow perekonomian Tiga Sektor

Perekonomian tiga sektor terdiri atas rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen, dan pemerintah. Peran pemerintah di sini adalah sebagai pengatur, sebagai produsen, sekaligus sebagai konsumen. Besar kecilnya peran pemerintah dalam perekonomian itu sendiri sangat tergantung pada sistem ekonomi yang dianut. Di sistem ekonomi liberal, peran pemerintah minimal, sedangkan pada sistem ekonomi sosialis peran pemerintah sangat dominan. Di negara yang menganut sistem campuran seperti Indonesia, pemerintah masih cukup berperan. Perekonomian tiga sektor dapat dijelaskan melalui gambar berikut.

Anak panah yang menuju ke kotak pemerintah berarti penerimaan pemerintah. Penerimaan pemerintah tersebut berupa pajak, misalnya pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, serta pajak bumi dan bangunan. Selain itu, pemerintah juga menggunakan faktor produksi dan barang serta jasa yang dibutuhkan untuk kegiatan ekonomi pemerintahan.

Anak panah yang menuju ke rumah tangga konsumen, pasar faktor produksi, perusahaan atau rumah tangga produsen, serta pasar barang dan jasa berarti pengeluaran pemerintah. Pengeluaran pemerintah tersebut dapat berupa gaji, pembuatan prasarana, subsidi, serta pembelian barang dan jasa. Peran pemerintah dalam kegiatan ekonomi didasari oleh motif mencari keuntungan sekaligus memenuhi kepentingan umum. Dorongan mencari keuntungan ini tidak terlepas dari kebutuhan pemerintah untuk meningkatkan penerimaan negara. Dengan kondisi penerimaan yang semakin baik, pemerintah akan memiliki sumber dana untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya.


Baca Artikel Lainnya:

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

  • July 29, 2019

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Masalah Pokok Ekonomi Menurut Aliran Klasik

Menurut aliran klasik, masalah ekonomi yang sangat banyak dan beragam dapat dikelompokkan menjadi tiga masalah pokok.

1. Masalah Produksi

Kebutuhan manusia yang tidak terbatas membuat produsen berpikir barang dan jasa apa yang harus diproduksi lebih dulu, mengingat sumber daya yang serba terbatas. Cara produksi yang mana yang akan dipakai? Dapatkah produsen memproduksi dengan efisien dan hemat? Sudahkah produsen memproduksi pada saat yang tepat? Produksi apa yang dibutuhkan bila memasuki bulan puasa?

2. Masalah Distribusi

Dalam distribusi harus diperhatikan apakah barang dan jasa yang sudah dihasilkan dapat sampai kepada konsumen dengan cara yang tepat? Jalur distribusi yang terlalu panjang akan membuat harga barang menjadi sangat mahal. Oleh karena itu, produsen harus memikirkan langkah-langkah yang tepat untuk menyalurkan barang dan jasa yang sudah diproduksinya. Di antaranya produsen membutuhkan sarana distribusi yang memadai. Untuk menyalurkan produk semen yang jumlahnya ribuan ton, tentu produsen tidak bisa menggunakan becak sebagai alat angkut. Produsen harus menggunakan truk-truk besar sebagai alat pengangkut.

3. Masalah Konsumsi

Masalah konsumsi berkaitan dengan pertanyaan “apakah barang dan jasa yang sudah dihasilkan benar-benar dapat dikonsumsi oleh masyarakat yang memerlukan?” Ada kemungkinan barang dan jasa tidak dapat dikonsumsi karena harganya terlalu mahal, atau barang dan jasa tersebut tidak sampai ke masyarakat yang membutuhkan. Apa yang dapat dikonsumsi bila masyarakat penggemar teh tidak mendapat pasokan teh tetapi justru mendapat pasokan kopi kopi? Apa yang dapat dikonsumsi bila harga teh tiba-tiba naik sepuluh kali lipat?