RESEP KRENGSENGAN DAGING

RESEP KRENGSENGAN DAGING

  • July 21, 2019

RESEP KRENGSENGAN DAGING

RESEP KRENGSENGAN DAGING

Di kulkas kebetulan masih ada daging kira2 500 gram. Anak2 pas tak tanya mau dimasak apa..jawabnya bingung. Akhirnya tak masak yang gampang yaitu krengsengan. Aku buat krengsengannya sengaja nggak pedhes..biar semua makan. Jadi cuman pakai cabe merah besar untuk bumbunya

Bahan :

  1. 500 gr daging sapi/kambing
  2. Kecap manis
  3. Garam 1 st
  4. Gula putih 2  st
  5. Petis udang 1 st
  6. Minyak goreng untuk menumis bumbu halus

Bumbu halus :

  • Bawang putih 6 siung
  • Bawang merah 6 butir
  • Kemiri 5 butir
  • Cabe merah besar 5 buah

Cara membuat:

  1. Tumis bumbu halus sampai harum
  2. Masukkan daging aduk rata
  3. Beri air
  4. Tambahkan garam, gula, kecap manis, petis udang
  5. Kecilkan api dan Biarkan sampai air menyusut
  6. Angkat jika kuah sudah mengental

Baca Artikel Lainnya:

7 Unsur-Unsur Cerpen dan Penjelasannya Lengkap

7 Unsur-Unsur Cerpen dan Penjelasannya Lengkap

  • July 21, 2019

7 Unsur-Unsur Cerpen dan Penjelasannya Lengkap

7 Unsur-Unsur Cerpen dan Penjelasannya Lengkap

Cerpen sebagai salah satu karya rekaan (fiksi), merupaka satu kesatuan yang terdiri dari berbagai unsur. Unsur-unsur itu saling berkaitan, tidak terpisahkan satu sama lain. Dan secara bersama-sama membentuk cerita (Rusyana, 1982 : 65) Unsur-unsur yang membentuk cerpen terdiri dari unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.
Unsur intrinsik adalah isi sustu karya sastra yang berkaitan dengan kenyataan-kenyataan di luar karya sastra itu (sukada, 1993 : 63).unsur intrinsik terdiri dari tema, alur, penokohan, latar, setting, gaya bercerita, sudut pandang, amanat, dan lain-lain.

1. Tema 

 Sumarjo dan saini mengemukakan definisi tema adalah ide sebuah cerita (1991 : 56) sedang Hartako dan Rachmanto mendefinisikan tema sebagai anggapan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra, dan yang terkandung dalam teks sebagai unsur sematis (dalam Nurgiyantoro, 1998 : 68). Kedudukan tema dalam cerpen sangat penting. Tema merupakan inti cerita mengikat keseluruhan unsure-unsur intrinsik. Kehadiran unsur-unsur seperti alur, latar, penokohan dan lain-lain adalah sebagai pendukung dari tema.

2. Alur 

Alur adalah struktur naratif bagi seluruh cerita dan harus dapat menjalankan tugasnya dalam menyelesaikan gagasan hingga menjadi satu kesatuan cerita yang utuh didalam pengesahan cerita (Sudirman, 1991 : 31). Selanjutnya menurut Sudirman, pengaluran dalam suatu cerita adalah pengeluaran urutan penampilan peristiwa untuk memenuhi berbagai tuntutan sehingga peristiwa itu dapat tersusun dalam hubungan sebab akibat. Pendapat itu dipertegas oleh sumardjodan Saini dengan mengemukakanbahwa alur adalah rangkaian peristiwa yang satu sama lain ditimbulkan dengan hubungan sebab akibat. Peristiwa A adalah penyebab terjadinya peristiwa B, peristiwa B penyebab peristiwa C, dan seterusnya (1999 : 139). Menurut Sumardjo dan saini alur terdiri atas alur mundur, alur maju, alur maju mundur dan alur gabungan (1991 : 434). Selanjutnya masih menurut Sumardjo dan Saini, alur dapat dipecah lagi menjadi bagian-bagian berikut :
1. pengenalan;
2. timbul konflik;
3. konflik memuncak;
4. klimaks;
5. pemecahan masalah (1991 : 44).
Esten juga menyatakan bahwa alur dapat dibangun oleh bagian-bagian berikut ini :
1. situation, bagaimana pengarang melukiskan keadaan;
2. generating ciraanstance, peristiwa mulai bergerak;
3. rising action, keadaan mulai memucak;
4. climax, peristiwa mencapai klimaks.;
5. decoument, pengarang memberikan peristiwa.
Dari uraian diatas, dapat penulis kemukakan bahwa alur harus mempunyai rakaan dapat dirangkapkan dengan berbagai cara. Alur harus mempunyai hubungan yang jelas dengan unsur-unsur lain dalam cerita. Dalam alur terlihat perkembangan cerita, juga struktur urutan kejadian atau peristiwa dalam cerita yang disusn secara logis, terjalin dalam hubungan sebab akibat.

3. Penokohan. 

Jones dalam Nugiyantoro mengemukakan bahwa penokohan adalah gambaran yang jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita (1998 : 165), atau penokohan karakter adalah bagaimana cara pengarang menggambarkan dan mengembangkan watak tokoh-tokoh dalam cerita rekaan (Esten, 1994). Tokoh dalam cerpen bias banyak, tetapi berperang sebagai tokoh utama biasanya tidak lebih dari dua orang. Tokoh lain berfungsi sebagai penegas keberadaan tokoh utamanya. Tokoh utama biasanya menjadi sentral cerita, baik protagonist ataupun antagonis. Menurut Sumardjo dan Saini melukiskan watak tokoh dalam cerita dapat dengan cara sebagai berikut:
  1. Melalui perbuatan, terutama sekali bagaimana ia bersikap dalam menghadapi situasi kritis;
  2. Melalui ucapan-ucapannya;
  3. Melalui gambaran fisiknya;
  4. Melalui keterangan langsung yang ditulis oleh pengarang (1991 : 65-66).
Sudirman menyebutkan ada dua metode untuk menggambarkan watak tokoh, yaitu metode analitik dan metode dramatic. Metode analitik, biasa bias juga di sebut metode peran adalah pemaparan watak tokoh secara rinci baik ciri fisik maupun psikisnya. Sedang metode dramatik (metode ragam) adalah penggambaran watak tokoh melalui pikiran, Ucapan, tingka laku tokoh, lingkungan ataupun dari penampilan fisik saja.

4. Latar atau Setting. 

Latar atau setting mengarah pada pengertian tempat, hubungan waktu, dan lingkungan social tempat terjadinya peristiwa yang diceritakan (Abrams dalam Nurgiantoro, 1998 : 216), latar bukan hanya menunjukkan tempat dalam waktu tertentu, tetapi juga ada hal-hal lainnya. Menurut Kenney dalam Sudjiman, latar meliputi penggambaran lokasi geografis, termasuk topografi pemandangan, sampai pada rincian perlengkapan sebuah ruangan, pekerjaan atau kesibukan sehari-hari tokoh-tokoh, waktu berlakunya kejadian, sejarahnya, musim terjadinya, lingkungan agama, moral, emosional para tokoh (1991 : 44). Fungsi latar adalah memberikan informasi tentang situasi bagaimana adanya, merupakan proyeksi keadaan bating para tokoh.latar kaitannya dengan unsur-unsur lain, sebagai penokohan. Gambaran latar yang tepat bias menentukan gambaran watak tokoh. Latar dan unsur-unsur lain saling melengkapi agar bias menampilkan cerita yang utuh.

 5. Gaya Bercerita 

Gaya adalah cara khas pengungkapan seseorang dalam menyampaikan cerita, bukan gaya bahasa. Setiap pengarang memiliki gaya yang khas dan berbeda dengan pengarang lainnya. Gaya erat kaitannya dengan cara pandang dan berfikir pengarang. Hal itu tercermin dalam bagaimana seseorang memilih tema, kata-kata, persoalan, dan meninjau persoalan hingga bias mencerminkannya dalam sebuah cerita (Sumardjo dan Saini, 1991:2).

 6. Sudut Pandang 

Sudut pandang adalah hubungan yang ada diantara pengarang dengan fiktif rekaannya, atau pengarang dengan pikiran dan perasaan para tokoh (tarigan, 1984 : 140). Sudut pandang adalah cara atau pandangan yang digunakan pengarang sebagai sarana untuk menyajikan tokoh, latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah fiksi, kapada pembaca. Harry Shaw dalam sudjirman menyatakan bahwa sudut pandang pemisah meliputi:
  1. Sudut pandang fisik, yaitu posisi dalam ruang dan waktu yang digunakan pengarang dalam pendekatan materi cerita;
  2. Sudut pandang mental, yaitu perasaan dan sikap pengarang terhadap cerita;
  3. Sudut pandang pribadi, yaitu hubungan yang dipilih oleh pengarang dalam membawakan cerita sebagai orang pertama, kedua atau orang ketiga (1991 : 76).
Sedangkan Nurgiantoro membedakannya dalam tiga bentuk yaitu
a). sudut pandang pesona, “aku” terlibat dalam cerita dan bertindak sebagai pencerita,
b). sudut pandang pesona ketiga,
c). sudut pandang antara pesona dengan ketiga (1998 : 76).
Berdasarkan pendapat di atas, penulis menyimpulkan bahwa sudut pandang merupakan strategi, dan teknik yang sengaja dipilih pengarang untuk mengemukakan gagasannya dalam bentuk cerita.

 7. Amanat 

 Amanat adalah ajaran moral atau pesan yang ingin disampaikan pengarang pada pembaca. Akhir permasalahan ataupun jalan keluar dari permasalahan yang timbul dalam sebuah cerita, keduanya bias disebut amanat. Rusyana mengemukakan pendapatnya tentang amanat, sebagai renungan yang disajikan kembali kepada pembaca (1982 : 74). Nurgiantoro membaginya dalam dua wujud atau bentuk, yaitu bentuk penyampaian langsung dan penyampaian tak langsung (1998 : 335).

Sumber:

  1. https://kelasips.co.id/
Ciri Ciri Kucing Terkena Toksoplasma

Ciri Ciri Kucing Terkena Toksoplasma

  • July 21, 2019

Ciri Ciri Kucing Terkena Toksoplasma

Ciri Ciri Kucing Terkena Toksoplasma

Banyak dari para pemilik kucing yang was-was akan kucing peliharaannya, dikarenakan efek buruk dari penyakit toksoplasma yang mungkin menjangkiti kucing peliharaan mereka dan kemungkinan besar dapat menulari pada pemiliknya.

Toksoplasmosis adalah sejenis  penyakit yang disebabkan oleh protozoa parasit atau Toksoplasma gondii. Penyakit ini biasa menyerang pada binatang-binatang mamalia berdarah panas, contohnya seperti: kucing, anjing, kambing, dll.

Lebih tepatnya, parasit toksoplasma gondii ini menjadikan binatang mamalia berdarah panas seperti kucing sebagai induk semang untuk berkembang biak. Penularan toksoplasma ini biasanya melalui kotoran kucing yang mengandung ookista (telur toksoplasma), yang kemudian ikut tertelan kedalam tubuh kita.

Untuk itu kita dianjurkan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun setelah bersentuhan dengan kucing maupun binatang peliharaan lainnnya. Untuk menghindari agar tidak tertular penyakit toksoplasma yang mungkin bisa terjadi.

Sebenarnya tidak ada ciri khusus pada kucing yang terjangkit toksoplasma, jadi akan sangat sulit untuk kita mengetahui apakah kucing kita mengandung parasit toksoplasma atau tidak.

Akan tetapi tidak semua kucing terkena toksoplasma dan menularkannya kepada kita. Hanya kucing yang perawatannya buruk’lah yang kemungkinan terjangkit parasit toksoplasma ini. Untuk itu saya akan berikan sedikit tips agar kucing peliharaan anda terhindar dari toksoplasma.

Tips Agar Kucing Terhindar Dari Toksoplasma.

1. Mandikan kucing secara teratur minimal 1 minggu sekali.

2. Bersihkan kandang kucing setiap hari dan cuci kandang kucing setiap 1 minggu sekali. Jika ada, semprot kandang kucing menggunakan cairan desinfektan.

3. Berikan tempat khusus untuk kucing buang kotoran, agar kucing tidak buang kotoran dengan sembarang yang bisa mendatangkan parasit toksoplasma gondii.

4. Berikan kucing pakanan yang matang dan sehat, hindari juga pemberian pakan daging-dagingan yang mentah.

5. Jangan lupa juga untuk memberi vaksin kucing secara teratur, agar kucing tidak terkena penyakit lainnya seperti rabies.

Banyak dari para pemilik kucing yang was-was akan kucing peliharaannya, dikarenakan efek buruk dari penyakit toksoplasma yang mungkin menjangkiti kucing peliharaan mereka dan kemungkinan besar dapat menulari pada pemiliknya.

Toksoplasmosis adalah sejenis  penyakit yang disebabkan oleh protozoa parasit atau Toksoplasma gondii. Penyakit ini biasa menyerang pada binatang-binatang mamalia berdarah panas, contohnya seperti: kucing, anjing, kambing, dll.

Lebih tepatnya, parasit toksoplasma gondii ini menjadikan binatang mamalia berdarah panas seperti kucing sebagai induk semang untuk berkembang biak. Penularan toksoplasma ini biasanya melalui kotoran kucing yang mengandung ookista (telur toksoplasma), yang kemudian ikut tertelan kedalam tubuh kita.

Untuk itu kita dianjurkan untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun setelah bersentuhan dengan kucing maupun binatang peliharaan lainnnya. Untuk menghindari agar tidak tertular penyakit toksoplasma yang mungkin bisa terjadi.

Ciri-ciri kucing yang terkena toksoplasma.

Sebenarnya tidak ada ciri khusus pada kucing yang terjangkit toksoplasma, jadi akan sangat sulit untuk kita mengetahui apakah kucing kita mengandung parasit toksoplasma atau tidak.

Akan tetapi tidak semua kucing terkena toksoplasma dan menularkannya kepada kita. Hanya kucing yang perawatannya buruk’lah yang kemungkinan terjangkit parasit toksoplasma ini. Untuk itu saya akan berikan sedikit tips agar kucing peliharaan anda terhindar dari toksoplasma.

Cara Merawat Kucing Agar Tidak Terkena Toksoplasma.

1. Mandikan kucing secara teratur minimal 1 minggu sekali.

2. Bersihkan kandang kucing setiap hari dan cuci kandang kucing setiap 1 minggu sekali. Jika ada, semprot kandang kucing menggunakan cairan desinfektan.

3. Berikan tempat khusus untuk kucing buang kotoran, agar kucing tidak buang kotoran dengan sembarang yang bisa mendatangkan parasit toksoplasma gondii.

4. Berikan kucing pakanan yang matang dan sehat, hindari juga pemberian pakan daging-dagingan yang mentah.

5. Jangan lupa juga untuk memberi vaksin kucing secara teratur, agar kucing tidak terkena penyakit lainnya seperti rabies.


Sumber:

  1. https://rumahkucing.co.id/
Cara Bergaya Pakai Kemeja Agar Tidak Monoton

Cara Bergaya Pakai Kemeja Agar Tidak Monoton

  • July 15, 2019

Cara Bergaya Pakai Kemeja Agar Tidak Monoton

Cara Bergaya Pakai Kemeja Agar Tidak Monoton

Jakarta Kesan formal amat melekat pada kemeja. Di bayangan pun, pakai kemeja pasti akan membuat gaya jadi membosankan.

Eits, tapi jangan menyerah dulu. Kemeja juga bisa membuatmu tampil stylish, lho! Simak tipsnya berikut ini yuk untuk gaya yang chic dengan kemeja.

Accessories matter!

Pakai kemeja bisa terlihat membosankan kalau kamu tidak bereksplorasi dalam mix n match-nya. Nah, tips paling mudah untuk ‘mengangkat’ penampilanmu saat mengenakan kemeja adalah dengan aksesoris. Jangan ragu keluarkan statement aksesorismu saat kamu memilih untuk menggunakan kemeja.

Mix and Match

Apa yang menjadi padanan kemeja juga penting. Untuk tampilan yang tak biasa, pilih wide leg jeans yang panjang dan hand bag yang chic.

Jadikan kemeja sebagai outer untuk dressmu juga bisa dicoba, lho.

Kamu bisa ikat bagian ujung kemeja sebagai aksen agar penampilanmu tetap chic, atau kaitkan beberapa kancing bagian dada dan biarkan sisanya terbuka seperti mengenakan crop tee.

Kemeja berbahan silk seperti gambar di atas membuat penampilan jadi lebih stylishwalaupun tanpa banyak aksesoris. Yuk, dicoba!


Baca Artikel Lainnya:

Mengatasi Burung Kenari Stress

Mengatasi Burung Kenari Stress

  • July 15, 2019

Mengatasi Burung Kenari Stress

Mengatasi Burung Kenari Stress

Update Informasi Bisnis – Cara mengatasi kenari yang stress dan juga macet bunyi. Solusinya pun terkesan gampang namun pada prakteknya tidak semudah teorinya. Untuk mengatasi kenari agar tidak stress memang perlu perhatian ekstra, yang perlu diingat adalah stress pada burung kenari tidak hanya mengidap pada kenari jantan saja namun juga kenri betina.
Kecenderungan seekor burung untuk menjadi stress dipengaruhi oleh banyak faktor. Dalam Budidaya burung kenari beberapa faktor yang dapat menjadikan stress adalah:
  • Lingkungan yang terlalu bising dan ramai. Situasi ini sangat memicu kenari untuk stress. Lingkungan ramai seperti di pinggir jalan raya, di tengah area konstruksi dan pembangunan serta area dengan tingkat lalu lalang yang tinggi perlu dihindari.
  • Suhu dan cuaca yang tidak baik, misalnya saja terlalu panas atau terlalu dingin. Dalam situasi ini biasanya kenari akan mengalami macet bunyi, kurang lincah bahkan jika terlalu lama akan menimbulkan penyakit hingga kematian.
  • Suara burung lain juga turut memicu stress pada kenari. Hal ini terbukti karena beberapa pengalaman membuktikan bahwa kenari jantan mereka mengalami macet bunyi dan stress akibat didekatkan dengan burung lain yang lebih besar dan lebih “fighter”.
  • Berdekatan dengan hewan lain, misalnya saja letak kandang yang kurang baik. Hal ini memungkinkan hewan lain seperti kucing, anjing, tikus, tokek dll dapat mengganggu kenyamanan si burung.
  • Kenari jantan yang terlalu birahi pada taraf tertentu akan lebih cepat mengalami stress. Biasanya burung akan sangat hiperaktif dan tidak terkendali.
Cara mengatasi kenari stress ternyata harus dipahami secara lebih detail. Berikut ini beberapa cara mengatasi kenari stress
  1. Jauhkan dari tempat/lingkungan yang bising, terlalu panas dan terlalu dingin. Hal ini dapat berlaku juga jika kenari betina tidak mau mengerami telur dan tidak meloloh anak-anaknya.
  2. Letakkan sangkar/kandang di tempat yang jauh dari hewan pemangsa. Biasanya orang meletakkan sangkar atau kandangnya di tempat yang agak tinggi. Jauhkan juga dari beberapa burung yang berkompeten untuk membuat kenari anda menjadi stress.
    PERHATIAN: tidak semua burung mampu membuat kenari menjadi stress.
  3. Jika burung terlalu birahi sebaiknya dikawinkan.
  4. Untuk solusi kenari betina yang tidak mau mengerami telur dan meloloh anak-anaknya akan dibahas khusus di tulisan berikutnya
  5. Jika kenari terlihat stress tanpa sebab, bisa jadi itu adalah sifat bawaan. Solusinya adalah dengan teknik kerodong sangkar dan pencelupan kepala kenari ke dalam air selama 1 detik.

Kenari macet bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya saja akibat terkena penyakit, sedang mabung ataupun stress. Untuk cara mengatasi kenari macet bunyi akibat stress adalah sebagai berikut

  • Dengan cara suntik. Cara ini dipakai bila si pemilik burung merasa sangat frustasi dengan keadaan burungnya dan tidak ada jalan keluar lagi.
  • Penjemuran yang teratur dan pakan yang baik serta sehat. Ini penting karena beberapa kenari macet dipicu pakan yang tidak baik dan tidak sehat.
  • Teknik mandi atau penyemprotan kepada burung dapat membantu menyegarkan kondisi burung.
  • Didekatkan dengan burung gacor lainnya. Ternyata, teknik ini pun bisa berguna untuk mengatasi kenari yang macet.
  • Konsumsi multivitamin perangsang birahi. Hal ini mampu merangsang kenari agar rajin bunyi dan mendongkrak stamina.
  • Burung bisa juga dikerodong, hal ini dilakukan agar burung merasa dalam kondisi yang tenang dan lebih nyaman.
Bisnis Ternak Kucing Ras baru di Indonesia

Bisnis Ternak Kucing Ras baru di Indonesia

  • July 15, 2019

Bisnis Ternak Kucing Ras baru di Indonesia

Bisnis Ternak Kucing Ras baru di Indonesia

Yang saya Maksud dengan ras Baru adalah kucing ras di luar kucing Persia dan Exotic, Karena untuk Indonesia kucing ras seperti Maine coon, Sphynk, Bengal, siamese dll baru mulai di ternakan di tahun 2007, Mungkin sebelumnya banyak yang menternakan ras- ras ini tetapi kucing yang diternakan umumnya tidak bersurat atau kwalitas pet.
Harga pasaran kucing di International hampir sama untuk semua ras kucing, harga kucing tergantung pada kwalitas kucingnya, jadi salah pendapat bila ras Angora atau Siam lebih murah dari persia, bila memang ada ras Angora Murni yang di ternakan di Indonesia bisa saja anakannya yang berkwalitas  melebihi harga kucing persia.
Saya pernah di tanyakan oleh calon pembeli, tentang harga anakan kucing Siam , Waktu saya informasikan harganya rp 15 jt/ ekor orang tersebut kaget, karena dalam pikirannya kucing siam harganya paling mahal 1 jt,
Indukan Siam yang saya import harganya 60 jt/ekor, jadi untuk menutupi biaya pengembangan atau operasional  tidak mungkin harganya di bawah 15 jt.
Di bawah ini saya akan mencoba membuat analisa rugi laba dengan indukan lokal ( hasil ternak peternak Indonesia) dan Indukan Import ( Hasil ternak peternak luar Indonesia)

1. Indukan Lokal

Modal : 
– Pembelian indukan 1 jantan 2 betina , total 3 ekor a rp 17 500 000 = rp 52 500 000
  Masa produksi dianggap 5 tahun , jadi pengeluaran pertahun/depresiasi  rp 10 500 000/tahun.
– Kandang 3 bh a rp 1 000 000 total Rp 3 000 000, masa depresiasi 5 th , pengeluaran rp 600. 000 / tahun
Total pengeluaran/ depresiasi modal Rp 11 100 000
 
Pengeluaran rutin :
– Makanan : kebutuhan kucing sekitar 3 kg/ekor /bln , harga makanan rp 250 000/3 kg
Jadi total pengeluaran untuk makanan setahun :  3 X 250  000 X 12 = Rp 9 000.000
– Dr hewan  untuk kontrol, pengobatan/ treatment, vaksinasi  rp 100 000/ekor per bulan.
total pengeluaran untuk dokter setahun : 3 X 100000 X 12 = Rp 3 600 000
– Tenaga kerja:
 1 orang dengan gaji rp 300 000 /bln ( di paruh waktu dg pekerjaan lain)  Total rp 3 600 000/th
– Vitamin, Suplemen, toys dll : rp 100 000/bulan , total Rp  1 200 000
Total Pengeluaran rutin Pertahun = Rp 17.400.000
 
Pemasukan :
Asumsi setiap melahirkan rata-rata 4 ekor hidup , setahun 2 kali melahirkan, 1 induk  total 8 ekor/tahun untuk 2 induk total 16 Ekor, harga jual untuk anak  kucing  yang  di hasilkan dari perkawinan dari induk  lokal  rata2 rp 10 000 000, Total pemasukan rp 160 000 000.
 
Kalkulasi :
Pemasukan                                                 Rp  160 000 000
Pengeluaran rutin                                        Rp  (17 400 000)
Depresiasi                                                  Rp   (11 100 000 )
_________________________________________________
Laba (Rugi) /tahun                                      Rp 131 500 000
 

2. Indukan Import

Modal : 
– Pembelian indukan 1 jantan 2 betina , total 3 ekor a rp 40 000 000 = rp 120 000 000
  Masa produksi dianggap 5 tahun , jadi pengeluaran pertahun/depresiasi  rp 24 000 000/tahun.
– Kandang 3 bh a rp 1 000 000 total Rp 3 000 000, masa depresiasi 5 th , pengeluaran rp 600. 000 / tahun
Total pengeluaran/ depresiasi modal Rp 24 600 000
 
Pengeluaran rutin :
– Makanan : kebutuhan kucing sekitar 3 kg/ekor /bln , harga makanan rp 250 000/3 kg
Jadi total pengeluaran untuk makanan setahun :  3 X 250  000 X 12 = Rp 9 000.000
– Dr hewan  untuk kontrol, pengobatan/ treatment, vaksinasi  rp 100 000/ekor per bulan.
total pengeluaran untuk dokter setahun : 3 X 100000 X 12 = Rp 3 600 000
– Tenaga kerja:
 1 orang dengan gaji rp 300 000 /bln ( di paruh waktu dg pekerjaan lain)  Total rp 3 600 000/th
– Vitamin, Suplemen, toys dll : rp 100 000/bulan , total Rp  1 200 000
Total Pengeluaran rutin Pertahun = Rp 17.400.000
 
Pemasukan :
Asumsi setiap melahirkan rata-rata 4 ekor hidup , setahun 2 kali melahirkan, 1 induk  total 8 ekor/tahun untuk 2 induk total 16 Ekor, harga jual untuk anak  kucing  yang  di hasilkan dari perkawinan dari induk  Import  rata2 rp 15 000 000, Total pemasukan rp 240 000 000.
 
Kalkulasi :
Pemasukan                                                 Rp 240 000 000
Pengeluaran rutin                                        Rp  (17 400 000)
Depresiasi                                                  Rp   (24 600 000 )
_________________________________________________
Laba (Rugi)  /tahun                                     Rp 198 000 000
 
 
Dari Perbandingan diatas ternak kucing ras baru dari Indukan lokal lebih menguntungkan dari pada indukan import.
 
Keuntungan Ternak ras Baru di bandingkan kucing ras Persia & Exotic :
– Pesaing yang sedikit.
– Harga anakan stabil .
– kwalitas anakan yang di hasilkan umumnya tidak banyak ber variasi.
 
Kendala :
– Banyak pecinta kucing hanya tahu ras Persia.
– Perlu banyak Promosi.
Dari pengalaman , Pada saat kami memperkenalkan ras Exotic dan Maine coon di tahun 2007, banyak orang yang ragu , tetapi setelah beberapa orang yang memulainya ternyata permintaan kedua ras ini meningkat tajam, dan tentunya breeder yang memulai ternak ras ini menjadi terkenal dan dicari oleh peminat ras kucing ini.