Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

  • August 2, 2019

Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Mengenal Nor Diana, Si Manis yang Jadi Pegulat Berhijab Pertama di Dunia

Pegulat biasanya didominasi

oleh banyak pria yang bertubuh kekar dan besar. Tapi, bagaimana jika seorang wanita yang berhijab menjadi pegulat?

Seorang pegulat wanita berhijab kini mencuri perhatian dan viral di media sosial. Adalah Nor Diana, wanita yang berasal dari Kuala Lumpur, Malaysia dan dikenal dengan julukan “Phoenix”. Ia pun merupakan pegulat berhijab pertama di dunia.

Diana hanya memiliki tinggi badan sekitar 155 sentimeter dan berat 43 kilogram. Tapi, kecepatan dan kelincahannya di ring gulat membuat Diana mampu melumpuhkan hampir semua lawannya.

Kecintaan Diana pada dunia gulat

berawal sejak ia berumur 14 tahun. Saat itu, ia bermain video game gulat dengan adiknya, dan kemudian mulai menonton WWE (World Wrestling Entertainment). Ia pun memutuskan untuk menjajal olahraga ekstrim tersebut.

Diana mulai mengikuti Malaysia Pro Wrestling sebagai bentuk keseriusannya pada dunia gulat. Dibantu oleh Shaukat, Co-Founder dan kepala pelatih Malaysia Pro Wrestling, hijabers ini mulai melakukan latihan gulat. Hanya dua bulan pelatihan, Diana mendapatkan kesempatan untuk tampil bertarung menggantikan rekannya yang tidak bisa mengikuti pertandingan. Dan sejak itu, Diana terus menekuni passionnya.

Wanita berusia 19 tahun ini berhasil memenangkan ajang Malaysia Pro Wrestling di tahun 2018, sebagai pegulat professional pertama yang berhijab. Saat bertanding, Diana mulai mengenakan topeng Luchador, kontras dengan kepribadiannya yang pemalu dan pendiam.

“Meskipun saya muslim, dan saya memakai jilbab, tidak ada yang bisa menghentikan langkah saya dari apa yang saya cintai,” ucap Diana setelah memenangkan pertarungan baru-baru ini, seperti dikutip dari SCMP.

Diana terus menekuni kariernya di dunia gulat

dengan mengikuti turnamen lokal Malaysia Pro Wrestling (MyPW), memiliki kesamaan dengan WWE yang sangat populer dari Amerika Serikat. Aktivitas Diana sehari-hari adalah bekerja di sebuah rumah sakit. Tapi ketika dia memakai perlengkapan gulat, dia berubah menjadi Phoenix yang menakutkan lawannya.

“Sebagai Phoenix, saya adalah orang yang berbeda. Dia mungkin kecil, tetapi dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dibayangkan orang, “ucap Diana mengatakan dari gym gulat di Puchong, Kuala Lumpur.

“Ketika dia berada di ring gulat, dia sangat cepat dan selalu ingin menang,” tambahnya.

Wanita berusia 19 tahun ini berhasil memenangkan ajang Malaysia Pro Wrestling di tahun 2018, sebagai pegulat professional pertama yang berhijab. Saat bertanding, Diana mulai mengenakan topeng Luchador, kontras dengan kepribadiannya yang pemalu dan pendiam.

“Meskipun saya muslim, dan saya memakai jilbab, tidak ada yang bisa menghentikan langkah saya dari apa yang saya cintai,” ucap Diana setelah memenangkan pertarungan baru-baru ini, seperti dikutip dari SCMP.

Diana terus menekuni kariernya di dunia gulat dengan mengikuti turnamen lokal Malaysia Pro Wrestling (MyPW), memiliki kesamaan dengan WWE yang sangat populer dari Amerika Serikat. Aktivitas Diana sehari-hari adalah bekerja di sebuah rumah sakit. Tapi ketika dia memakai perlengkapan gulat, dia berubah menjadi Phoenix yang menakutkan lawannya.

“Sebagai Phoenix, saya adalah orang yang berbeda. Dia mungkin kecil, tetapi dia bisa melakukan hal-hal yang tidak bisa dibayangkan orang, “ucap Diana mengatakan dari gym gulat di Puchong, Kuala Lumpur.

“Ketika dia berada di ring gulat, dia sangat cepat dan selalu ingin menang,” tambahnya.


Sumber:

https://www.modelbajumuslimbatik.com/

Wahyudi

E-mail : admin@thailandomania.com