Guru Honorer Kecewa Terkait Rekrutmen CPNS 2018

  • February 5, 2020

Guru Honorer Kecewa Terkait Rekrutmen CPNS 2018

Guru Honorer Kecewa Terkait Rekrutmen CPNS 2018

Pembukaan CPNS 2018 yang akan diselenggarakan 19 September 2018

, sekaligus jalur khusus rekrutmen CPNS untuk tenaga kerja honorer. Syangnya program tersebut disambut dengan rasa kecewa oleh para guru honorer karena dianggap rekrutmen CPNS kali ini tidak mengakomodir guru honorer K2.

Hal tersebut yang membuat guru-guru honorer ancam akan melakukan aksi mogok mengajar selama satu minggu.

“Sekarang begini meskipun ada jalur honorer, tetapi batas usianya tetap 35 tahun. Sedangkan seluruh guru honorer K2 semuanya berusia di atas 36 atau 37 tahun,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Cirebon Edin Suhaedin kepada Reaksi, Selasa (18/9/2018).

Ia mengungkapkan, tidak ada guru honorer K2 yang berusia di bawah 36 tahun.

Sekarang hitungannya begini, K2 itu kan ada di tahun 2005, sedangkan mereka pada saat itu usianya sudah 24 tahun dan baru lulus S1.

“Nah sekarang 2018, sudah 13 tahun berlalu hingga rata-rata guru honorer K2 paling muda usianya sekitar 37 tahun. Saat ini untuk Kabupaten Cirebon sendiri jumlah guru honorer K2 saja ada sekitar 600 orang. Sedangkan untuk formasi jalur honorer CPNS Kabupaten Cirebon yang saya tahu hanya 24 orang khusus untuk guru honorer. Inikan sangat jomplang dengan jumlah honorer yang ada,” ungkapnya.

Hal ini yang menyulut emosi dan kekecewaan dari guru honorer K2 hingga mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar secara nasional. Aksi tersebut dianggap sebagai cara yang paling cocok dan sesuai untuk mengungkap kekecewaan terhadap aksi keputusan rekrutmen CPNS karena dengan aksi mogok mengajar dapat melemahkan proses KMB seperti yang diungkapkan Edin. “Sebenarnya ini wacana dari PGRI Jawa Barat, dan pusat unuk melakukan aksi mogok mengajar selama satu minggu secara nasional. Mungkin cara ini yang cocok untuk menunjukan sikap kekecewaan terhadap rekrutmen CPNS yang tidak mengakomodir guru honorer,” ucapnya.

Menurutnya, kalau melakukan demo tentunya selain memerlukan biaya yang cukup besar

juga khawatir akan terjadi kericuhan. Sehingga aksi mogok mengajar secara nasional ini dirasa cukup mewakilkan kekecewaan dan protes para guru karena tentunya KBM para siswa jelas akan lumpuh secara nasional dan ini akan efektif.

Dengan demikian, kata dia, polemik pembukaan rekrutmen CPNS membuat Forum Honor Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Cirebon Sholeh Abdul Gofur mengakui bahwa secara nasional Forum Guru menyiapkan rencana mogok mengajar secara nasional.

“Memang Forum Guru Tingkat Nasional akan melaksanakan mogok mengajar secara nasional. Namun kami berharap cara itu adalah solusi terakhir jika memang tidak ada reaksi dari pemerintah yang berpihak terhadap guru honorer,” tandasnta.

 

Baca Juga :

Wahyudi

E-mail : admin@thailandomania.com